Templates by BIGtheme NET
Home / Bosowasi / ​Wow…ASN Sinjai Di OTT Warga
wp-1485877570743.jpeg

​Wow…ASN Sinjai Di OTT Warga

SINJAI, penarakyat.com — Warga di Kabupaten Sinjai melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu pe‎jabat kelurahan, karena diduga melakukan pungutan biaya cetak Kartu Indonesia Sehat (KIS), JKN Program Pemerintah untuk jaminan kesehatan warga miskin.
Sekretaris Kelurahan (Seklur) Balang Nipa, Kabupaten Sinjai, yang diketahui bernama Sukifli ini di OTT warganya sendiri. Dari tangan Seklur ini, warga menyita uang tunai ratusan ribu rupiah serta berkas sebagai syarat mendapatkan kartu KIS.

‎Informasi yang dihimpun penarakyat.com, menyebutkan, warga yang mengetahui pungutan liar yang dilakukan pejabat kelurahan tersebut, langsung mendatangi kantor kelurahan yang terletak di jalan Gunung Bawakaraeng, Sinjai.

‎Alhasil, warga mendapatkan ASN tersebut yang ditangannya masih ada barang bukti sejumlah kartu keluarga dan sejumlah uang senilai Rp 800 ribu dari warga yang hendak mengurus KIS.‎

Dari pengakuan pelaku, dirinya hanya sebagai penghubung dari orang yang diajak kerjasama di Makassar, dan uang tersebut merupakan biaya cetak kartu KIS.‎

Dalam pengurusan kartu KIS, setiap orang dipungut biaya Rp 27.500, dengan biaya tersebut pelaku menjamin KIS bisa diurus dalam sehari.

‎”Ini biaya 27 setengah untuk percetakan kartu, dikirim bisa datang magrib atau setelah magrib, itumi dia bilang ada cenelku,” kata Zulkipli.

Dia mengaku hal tersebut baru pertama kaalinya dilakukan dan baru enam kepala keluarga yang dia urus.

“Saya penghubung, saya pungut biaya karena disampaikan seperti itu‎,” katanya.

Pungutan liar yang dilakukan oleh pejabat Keluarahan ini terungkap setelah warga yang menjadi korban mengadu ‎ke salah seorang Kepala Desa dan Petugas Puskesmas Pembantu.

Dari informasi yang didapatkan warga, pengurusan KIS gratis, sehingga warga yang jadi korban pun beramai-ramai mencari pelaku dan mendapatkan di kantornya.

“Dua puluh tujuh lima ratus, kan mertuaku yang korban, yang di datangi pengakuannya baru tiga kk sama semua Rp 27.500 untuk mendapatkan kartu KIS,” kata warga yang menjadi korban pungli, Lukman.

Setelah ditangkap, wargapun menghubungi pihak kepolisian untuk mengamankan pelaku.‎ ASN inipun langsung digelandang ke Mapolres sinjai, karena melanggar UU dan PP, dimana sebagai Pemerintah atau Wakil Rakyat ‎harusnya mewujudkan masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera, tidak memanfaatkan jabatan memungut biaya ke warga dengan menjua program pemerintah yang dijamin gratis bagi warga tidak mampu. (atho)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful