Home / Ekobis / Bupati Wajo Gulirkan Bantuan Sapi CSR Energy Equity
WhatsApp Image 2020-12-31 at 09.21.46

Bupati Wajo Gulirkan Bantuan Sapi CSR Energy Equity

Wajo, penarakyat.com -Program ternak sapi bergulir yang dirintis oleh Energy Equity Epic Sengkang (EEES) menuai hasil. Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), program pemberdayaan yang melibatkan masyarakat kurang mampu disekitar area operasinya dirintis sejak tahun 2011 yang lalu dengan memberikan sapi betina indukan berkualitas kepada kelompok ternak di beberapa desa, setelah dipelihara selama 3 tahun ternak kemudian digulirkan ke kelompok lainnya setelah mempunyai dua ekor anak.

Keberhasilan program ini nampak nyata di Desa Lamata. Dimulai sejak tahun 2014, kelompok-kelompok ternak di lamata telah berhasil mengadakan beberapa kali perguliran, jumlah sapi bantuan CSR EEES yang dulu berjumlah 16 ekor kini telah berkembang menjadi 57 ekor.
Keberhasilan kelompok ternak di Desa Lamata ini menarik perhatian Bupati Wajo, H. Amran Mahmud. Di sela kunjungannya meninjau Program Penggemukan Sapi Bergulir di Desa Arajang yang juga merupakan program CSR Energy Equity. Selasa (29/12/2020) Bupati Amran Mahmud menyempatkan diri untuk mengunjungi kelompok ternak sapi bergulir dan sekaligus menggulirkan sapi program CSR di desa yang digawangi oleh kepala desa perempuan yang enerjik, Ibu Isnaniah.

Dalam laporannya koordinator program ternak sapi bergulir Desa Lamata La Enre menjelaskan bahwa keberhasilan perguliran sapi di Desa Lamata tidak lepas dari dukungan penuh Kepala Desa Lamata dan kepatuhan masing-masing kelompok terhadap aturan perguliran yang telah disepakati sebelumnya. “Program CSR ternak sapi bergulir ini masuk di desa kami nanti pada tahun 2014 dengan dengan belas ekor sapi untuk dua kelompok ternak, disusul tahun 2019 dengan empat ekor sapi untuk 1 kelompok , namun alhamdullillah saat ini ketiga kelompok tersebut sudah berkembang menjadi 57 ekor sapi.” Jelas La Enre.

WhatsApp Image 2020-12-31 at 09.21.58
Sementara itu Bupati Wajo dalam arahannya sangat mengapresiasi program pemberdayaan ternak sapi bergulir ini sebagai salah satu alternatif dalam usaha bertahan di masa pandemic Covid 19 yang kian hari makin tidak jelas ujungnya. “Pada masa kemerosotan ekonomi akibat pandemic seperti saat ini, kita harusnya kembali menekuni pekerjaan seperti ini karena sektor pertanian dan peternakan cukup kuat menghadapi gejolak ekonomi. Kalau bapak dan ibu jual baju saat ini sepertinya tidak akan terlalu laku, tapi kalau jual ternak sapi masih bisa laku” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Wajo meminta agar warga kreatif dalam menghadapi kesulitan pakan yang saat ini dialami peternak akibat keterbatasan lahan. “Manfaatkan jerami pada musim panen, jerami yang dibuang dikumpul lalu difermentasi untuk dijadikan pakan sapi pada saat kemarau tau, musim tanam” katanya seraya meminta salah satu staf Dinas Pertanian yang hadir untuk melakukan bimbingan teknis kepada peternak.

Diakhir kunjungannya Bupati Wajo yang didamping Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Ir. Muhammad Ashar menyerahkan perguliran ternak sapi kepada warga, sebelum bertolak ke Kecamatan Belawa untuk meresmikan sebuah masjid. (Humas EEES)

About penarakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful