Templates by BIGtheme NET
Home / Liputan Khusus / DPRD Wajo Bahas Status Akreditasi RSUD Lamaddukkelleng Sengkang
RSUD 1

DPRD Wajo Bahas Status Akreditasi RSUD Lamaddukkelleng Sengkang

WAJO,penarakyat.com — Proses akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukkelleng Sengkang yang memasuki kadaluarsa dibahas dalam rapat kerja yang digelar oleh Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Rabu 1 Agustus 2018.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa RSUD Lamaddukkelleng Wajo terancam putus kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pasalnya, akreditasi RSUD Lamaddukkelleng memasuki masa kadaluarsa.

Karena itu, Komisi IV DPRD Kabupaten berharap pihak RSUD Lamaddukelleng Sengkang dapat lebih mendorong percepatan proses akreditasinya. Mengingat batas yang diberikan hanya sampai 1 Januari 2019, mendatang.

“Salah satu imbasnya tentu RSUD Lamaddukelleng Sengkang terancam tidak bisa lagi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata Anggota Komisi IV DPRD Wajo, Ir Junaidi.

Ketua Komisi IV Hj Husniaty HN menambahkan bahwa semua dokumen untuk proses akreditasi juga harus sudah disiapkan. Dirinyapun meminta, pihak RSUD Lamaddukelleng segera melakukan rapat, sejauh mana progresnya dan bagaimana tindak lanjutnya.

“Hasilnya, nanti akan kita bantu, kami akan membawa ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan mudah-mudahan masih ada celah, setelah itu kebijakan apa yang bisa ditempuh. Mengingat, batas akhir yang diberikan hingga Januari 2019, jika tidak terakreditasi maka kerjasama dengan BPJS Kesehatan akan terputus,” kata Hj Husniaty.

Direktur RSUD Lamaddukelleng, dr Nur Tangsi mengaku ada beberapa kendala yang dihadapi termasuk dirinya yang masih Pelaksana Tugas (Plt) direktur RSUD Lamaddukelleng Sengkang.

“Menurut aturan harus direktur bukan pelaksana tugas, secepatnya ini akan disampaikan ke Pak Bupati,” katanya.

Kendala lain, adanya aturan yang harus disiapkan izin Instalasi Pengolah Air Limbah( IPAL). Menurutnya, izin tersebut masih menunggu rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Wajo.

“Saya sebagai pelaksana tugas akan berusaha, bersama rekan di RSUD Lamaddukelleng. Agustus minggu kedua kita akan menyiapkan data-data penting dan berkas yang diperlukan untuk proses akreditasi, dan mudah- mudahan bisa siap untuk akreditasi sebelum masuk 2019,” tandasnya. (Advertorial Humas & Protokoler DPRD Wajo)

About penarakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful