Templates by BIGtheme NET
Home / Citizen Report / Keluarga Korban MD Operasi Zebra Anggap Musibah.. Begini Kata Orangtua Zaenal…
IMG-20171106-WA0067

Keluarga Korban MD Operasi Zebra Anggap Musibah.. Begini Kata Orangtua Zaenal…

BULUKUMBA, Penarakyat.com — Suatu musibah yang menimpa setiap diri manusia itu tidak ada yang bisa memprediksi dan mengetahui kapan dan dimana terjadi.

Segala zat hidup didunia dan akhirat hanya dimiliki oleh sang pencipta Bumi dan Langit.

Bisa saja semua makhluk hidup akan mati sesuai kodrat ataupun takdir yang telah digariskan oleh Allah SWT.

Prinsip itulah yang diyakini pihak keluarga Zainal Abidin (19), korban meninggal dunia akibat Laka Lantas saat Operasi Zebra dilaksanakan di Lembang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba, Sabtu (4/11/2017) akhir pekan lalu.

Dalam kronologis sebenarnya, korban Zainal Abidin sebelum kejadian berboncengan oleh rekannya Agus (23). Pada saat itu kedua remaja ini hendak menghindari operasi Zebra yang berlangsung di jalan arah Kecamatan Ujung Loe menuju Bulukumba Kota.

Sejumlah personil Satlantas bertugas masing-masing mengatur pengguna jalan sekaligus memberikan tindakan bagi pelanggar yang melintas.

Alhasil, diperkirakan salah seorang oknum Polantas yang bertugas saat itu mengarahkan Handy Talky (HT) saat korban menghindar dan menerobos razia tersebut.

Namun spontanitas Agus yang sedang mengemudi motor sekejap menundukkan kepalanya dan terhindar dari petugas yang menghalaunya. Akan tetapi HT petugas Polantas ini justru mengarah ke boncengannya yakni Zainal.

Awalnya, korban tidak merasa apa-apa. Tetapi setiba dirumahnya, Zainal merasakan pusing dan muntah sehingga pihak keluarga membawa Zainal ke Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) Bulukumba.

Namun pihak Rumah Sakit Bulukumba menyarankan korban dirujuk ke Rumah Sakit Faizal Makassar. Namun dalam perjalanan tuhan berkehendak lain dan korban menghembuskan nafas terakhir dan dinyatakan meninggal dunia akibat dugaan adanya trauma di bagian kepala.

Atas kejadian ini, pihak keluarga korban pun memaklumi bahwa ini merupakan suatu cobaan musibah dari Allah SWT, meski begitu kedua orangtua korban masih trauma menghadapi cobaan ini.

“Terima kasih pak Kapolres atas bela sungkawa ta, kami sekeluarga terima dengan tabah musibah ini karena murni kesalahan anak kami,” ujar Rintang (45) Ibu Zaenal.

“Kita sadari memang di wilayah sini memang budaya pakai helm kurang sekali, semoga ini jadi pelajaran untuk yang lain supaya selalu pakai helm kalau naik motor,” lanjut Sarak (60) ayah Zainal yang mengikhlaskan kepergian putranya.

Sementara sebagai pucuk pimpinan di wilayah hukum Kepolisian Resort Bulukumba, Kapolres AKBP Muh Anggi Naulifar Siregar bertanggung jawab penuh atas insiden anak buahnya tersebut.

Mantan Kapolres Sidrap ini memperlihatkan rasa empati dan dukungan moril, terutama rasa duka cita yang paling mendalam kepada korban.

AKBP M. Anggi NS beserta seluruh personil Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba diajak berkunjung kerumah duka dan menyampaikan langsung bela sungkawa atas musibah tak terduga tersebut.

“Kami ini manusia biasa yang juga tidak pernah luput dari kesalahan dan segala risiko pekerjaan. Takdir dari Allah Subhanah Wata’ala sudah digariskan bagi ummatnya. Kami tidak inginkan kejadian seperti ini, tapi kita tidak bisa menolak takdir dari sang pencipta segala zat yang ada dibumi dan langit,”ungkap AKBP Anggi saat mengunjungi korban dirumah duka.

Menurutnya, sebagai konsekuensi pimpinan, sanksi terhadap anak buahnya tetap akan diberikan sebagai bagian dari
aturan kedisiplinan Polri yang lalai dalam menjalankan tugas negara.

“Tindakan tegas tetap akan kita berikan pada oknum Polantas ini. Sesuai instruksi pimpinan, kita akan sanksi yang bersangkutan sesuai perbuatannya,”tegas Anggi yang juga mantan Kasubdit Reg Ident Dirlantas Polda Sulsel ini.

Diapun berpesan kepada seluruh personil Polri terutama anggota Polres Bulukumba pada khususnya, tetap mengedepankan citra pelayanan maksimal kepada masyarakat tanpa mengenal lelah dan mengabdi sepenuh hati.

“Kita tahu tidak seorangpun didunia ini menginginkan kejadian seperti ini. Tapi kami tidak menginginkan ada lagi kejadian serupa. Cukup ini saja keluarga Zainal Abidin yang menimpa musibah ini. Mari kita doakan almarhum agar dia diberikan tempat yang mulia dan layak disisinya. Amin Ya Rabbal Alamin,”pungkas Anggi. (Ady)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful