Templates by BIGtheme NET
Home / Ajatappareng / Klaster Baru Mulai Mengancam, Masyarakat Sidrap Diminta Waspada Penularan Covid-19
Ilustrasi Lockdown
Ilustrasi Lockdown

Klaster Baru Mulai Mengancam, Masyarakat Sidrap Diminta Waspada Penularan Covid-19

SIDRAP, Penarakyat.com — Kasus Covid-19 di Bumi Nene Mallomo, Sidrap, sudah pernah nyaris hilang.

Bahkan juru bicara Covid-19 Pemkab Sidrap, Ishak Kenre SKM MKes, mengklaim sudah pernah mempublis data pasien Covid-19 yang sudah mulai mereda.

Hanya saja, situasi itu tidak berlangsung lama. Jumlah warga yang terpapar Covid-19 kembali bertambah seiring berjalannya waktu.

Sesungguhnya, masyarakat Sidrap berat menerima kenyataan itu. Tapi faktanya memang demikian adanya. Warga yang terpapar Covid-19 kembali melaju.

Terbaru, masyarakat Sidrap dikejutkan dengan adanya klaster baru penularan Covid-19.

Ilustrasi

Ilustrasi

Dua warga (Pedagang) di Pasar Sentral Amparita, di Kecamatan Tellu Limpoe dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil uji PCR atau pasca pengambilan spesimen dua pedagang pasar yang reaktif dari rapid tes (RT) oleh tim Puskesmas Amparita, beberapa waktu lalu.

Juru bicara Covid-19 Pemkab Sidrap, Ishak Kenre, pun tak menimpali temuan terbaru dua warga yang terinfeksi Covid-19 tersebut. Pasar pun cocok disebut klaster baru penyebarannya.

Ishak Kenre mengatakan, temuan dua pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pasar Sentral Amparita tersebut, telah ditindaklanjuti dengan melakukan tracking kontak RT secara acak.

Dinas Kesehatan Sidrap yang menerjunkan Tim cegah tangkal Covid-19 dari Puskesmas Amparita, klaim Ishak, sudah melakukan pelacakan kontak RT kembali di pasar tersebut.

Adapun hasilnya, dari 41 warga pasar yang di RT, 4 orang yang kesemuanya pedagang di pasar tersebut, dinyatakan reaktif hasil pemeriksaan darah melalui RT.

“Untuk memastikan mereka tertular atau tidak virus corona, maka tim juga sudah melakukan pendampingan untuk mengambil spesimen Swab bagi ke empat pedagang tersebut. Sambil menunggu hasilnya, mereka saat ini dalam pemantauan khusus tim,” kata Ishak.

Hingga saat ini, sambung Ihsak, kasus positif Covid-19 di Sidrap, sebanyak 105 orang. Dari semua itu, 77 orang diantaranya telah sembuh dan dua orang meninggal dunia

Artinya, papar Ishak, kasus aktif hingga sore ini, Jumat, 7 Agustus 2020, sebanyak 26 orang.

“Ada 28 kasus aktif. Itu meliputi 18 orang menjalani isolasi mandiri, 4 orang dirawat di rumah sakit, dan 4 orang lagi sebagai duta Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan, Pemkab Sidrap, melalui tim Satgas Penanganan Covid-19, terus melakukan yang terbaik dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kendati begitu, sebutnya, semaksimal apapun tim Satgas Covid-19 melaksanakan tugasnya, itu tidak ada berhasil 100 persen tanpa kerjasama yang baik dari semua pihak, utamanya elemen masyarakat.

Kepatuhan menjalan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, pakai masker, sering-sering cuci tangan pakai sabun, sebut Ishak, harus dijalankan dengan penuh disiplin. (Atir)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful