Templates by BIGtheme NET
Home / Politik / KPU Wajo Sabet Terbaik Satu Kategori Penyelenggara Pemilu Berintegritas
IMG_20191205_025258

KPU Wajo Sabet Terbaik Satu Kategori Penyelenggara Pemilu Berintegritas

Wajo, penarakyat.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo terpilih sebagai terbaik I Kategori Penyelenggara Pemilu Berintegritas pada Pemilu Award KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (04/12/2019)

Pemilu Award sendiri merupakan ajang untuk memberikan reward sebagai bentuk apresiasi KPU Provinsi Sulawesi Selatan terhadap KPU Kab/Kota yang menorehkan prestasi dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019. Seperti peningkatan tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2019 jika dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya.

Selain itu secara spesifik KPU Award bertujuan untuk merefleksi kembali kerja-kerja KPU Kab/Kota selama tahapan pemilu kemarin.

“Nah, kalau kita mau merefleksi kembali bagaimana dinamika tahapan penyelenggaraan Pemilu khsusnya di Kabupaten Wajo, beberapa hal atau kondisi yang kemudian oleh publik menilai integritas KPU Wajo banyak diuji,” kata Komisioner KPU Wajo Zainal Arifin.

Dia mencontohkan, KPU Wajo diuji integritasnya mulai pada saat tahapan pencalonan, rekapitulasi sampai pada tahapan Penetapan Calon Terpilih.
Tetapi semua itu bisa dilalui oleh KPU Wajo dan jajarannya dengan baik. Terbukti, dua kali KPU Wajo dilaporkan di Dewan Kehormatam Penyelengara Pemilu (DKPP) tetapi putusannya adalah rehabilitasi.

“Itu artinya sejauh ini KPU Wajo telah bekerja sesuai prosedur yang diatur dalam perundang-undangan. Selain itu, tidak adanya PHPU di Mahkamah Konstitusi pada Pemilu 2019 di Kabupaten Wajo juga menjadi salah satu indikasi semakin berkualitas dan berintegritasnya penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Wajo,” jelasnya.

Dia mengatakan, keberhasilan tersebut, tentu tidak lepas dari konstribusi banyak pihak, baik Pemerintah daerah, Kepolisian, TNI, peserta Pemilu, Bawaslu dan terutama sekali masyarakat Kabupaten Wajo. “Karenanya kami optimis bahwa ke depan proses penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan di Kabupaten Wajo akan semakin lebih baik lagi,” katanya.

Putusan DKPP 04 Desember

Penetapan anggota DPRD Wajo terpilih asal partai Hanura tahun 2019 oleh KPU Wajo berbuntut pada sidang DKPP, KPU Wajo dilaporkan telah melakuka. Pelanggaran terkait penetapan caleg terpilih.

Proses DKPP yang menempatkan KPU Wajo sebagai teradu. Rabu 04 Desember setelah melalui rentetan proses, putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu(DKPP) menetapkan bahwa KPU dinyatakan bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini dibuktikan oleh putusan DKPP Nomor : 283-PKE-DKPP/IX/2019, yang dalam amar putusannya menyatakan bahwa menolak putusan pengadu secara keseluruhan dan merehabilitasi nama baik teradu (KPU Wajo).

“Benar, tadi siang putusan DKPP telah keluar, yang intinya merehabilitasi nama baik Ketua dan Anggota KPU Wajo,” kata Zainal Arifin saat di konfirmasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun penarakyat.com, dalam keputusan DKPP Nomor : 283-PKE-DKPP/IX/2019, poin angka romawi lima (kesimpulan) disebutkan:

Berdasarkan atas penilaian fakta yang terungkap dalam persidangan sebagaimana
diuraikan di atas, setelah memeriksa keterangan Pengadu, memeriksa jawaban dan
keterangan Para Teradu, dan memeriksa segala bukti dokumen Pengadu dan Para
Teradu, serta mendengarkan keterangan Pihak Terkait Dewan Kehormatan
Penyelenggara Pemilu menyimpulkan bahwa:
[5.1] Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu berwenang mengadili pengaduan
Pengadu;
[5.2] Pengadu memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan
pengaduan a quo;
[5.3] Teradu I, Teradu II, Teradu III, Teradu IV, dan Teradu V tidak terbukti
melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu;
Berdasarkan pertimbangan dan kesimpulan tersebut di atas;
MEMUTUSKAN
1. Menolak Pengaduan Pengadu untuk seluruhnya;
2. Merehabilitasi nama baik Teradu I Haedar Selaku Ketua merangkap Anggota KPU
Kabupaten Wajo, Teradu II Iin Fitriani, Teradu III Muhammad Mursyidin, Teradu IV
Zainal Arifin, dan Teradu V Andi Tenri Sampeang, masing-masing selaku Anggota

Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan untuk
melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan; dan
4. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi
pelaksanaan Putusan ini.
Demikian diputuskan dalam Rapat Pleno oleh 5 (tujuh) anggota Dewan Kehormatan
Penyelenggara Pemilihan Umum, yakni Harjono selaku Ketua merangkap Anggota;
Alfitra Salam, Teguh Prasetyo, Muhammad, dan Ida Budhiati masing-masing sebagai
Anggota, pada hari Rabu tanggal Enam bulan November tahun Dua Ribu Sembilan
Belas dan dibacakan dalam sidang kode etik terbuka untuk umum pada hari ini Rabu
tanggal Empat bulan Desember tahun Dua Ribu Sembilan Belas oleh Harjono, selaku
Ketua merangkap Anggota; Teguh Prasetyo dan Ida Budhiati, masing-masing sebagai
Anggota KPU Kabupaten Wajo. (Cr1)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful