Templates by BIGtheme NET
Home / Ajatappareng / LBH IKRA Resmi Dampingi Korban Melapor Kepolisian
images (3)

LBH IKRA Resmi Dampingi Korban Melapor Kepolisian

* Terkait oknum Brimob Todong Pistol Warga

ENREKANG, Penarakyat.com  —Akhirnya Narwan korban penodongan pistol oleh oknum Brimob Den A Pabaeng-baeng Makassar, Brigpol Herman resmi dilaporkan ke polres Enrekang , Kamis (21/06/2018).

Korban didampingi Empat Advokat yang melalui lembaga bantuan hukum (LBH) Institute Keadilan Rakyat (IKRA) kota Parepare.

Korban lamgsung diterima oleh ruang SPKT polres sesuai petunjuk wakapolres Kompol Azis Taba lalu ke Resum untuk di keteranganya dalam pemeriksaan BAP (Berita Acara Pemeriksaan), hingga menjelang magrib.

Sesuai nomor laporan polisi No lp/40/vi/2018/spkt, korban trauma atas perbuatan oknum anggota Brimob yang telah menodong korban pistol dibagian lehernya hanya persoalan parkir yang mestinya tidak diboleh dilakukan seorang pengayom dan pelindung masyarakat.

Brigpol Herman memamg sudah sering buat ulah dikampungnya karena arogansinya dengan membanggakan kesatuanya yang tidak mestinya dipertontongkan dideoan umum.

waka polres Enrekang, Kompol Azis Taba menegaskan agar kasus ini harus dituntaskan, jamgan karena oknum anggota polisi yang berbuat akhirnya tidak ditindak lanjuti.

“kita tidak diam harus ditindak lanjuti baik secara pidana umumnya maupun sanksi tindakan disiplinya yang diberikan oleh kesatuanya sendiri, “tegasnya.

Azis tak mau ada kejadian seperto ini dengan mengancam atau menodong pistol kepada warga,::ini bukan zamanya lagi polisi perlihatkan arogansi ke masyarakat mestinya anggota polisi melindungi masyarakat, ini pelajaran bagi anggota kesatuan polisi, “tuturnya.

Bahkan informasi di kesatuanya bahwa Brigpol Herman sudah diamankan atas perbuatanya yang menodong warga.

Terpisah, Sekretaris LBH IKRA, Hendrawan Azis, membenarkan kalau pelaku sudah dilaporkan oleh penyidik polres Enrekang karena lokus atau TKPnya di wilayah kerja polres Enrekang kejadianya di kecamatan Maiwa pada hari Sabtu (16/06/2018) lalu.

“Kami resmi melaporkan hal ini setelah kantor sudah mulai hari kerja pada hari Kamis 21 Juni 2018,”terangnya.

Awalnya, penyidik memperlijatkan keraguanya kepada kami karena pelakunya adalah anggota polisi namun waka polres bersotegas di proses karena melihat perbuatan pelaku bukan atas nama seragamnya.

Memurut kami, kata Hendrawan Azis apa yang dikatakan wakapolres itu benar bahwa pelaku ditindak karena perbuatannya yang merugikan orang lain karena pelaku melakukan diluar dinas otomatis sangat menyalahi undang-undang.

Dalam hukum itu tidak mengenal siapa pelakunya tapi hukum itu menjelaskan barang siapa melakukan kejahatan maka harus diproses hukum berlaku, “jadi perbuatan pelaku itu merugikan klien kami dan kami minta polisi bekerja secara profesional tanpa pandang bulu, jadi kita ini laporkan perbuatan oknumnya bukan kesatuanya,”terangnya.

Apalagi pimpinannya sudah mengamankan pelaku sebagai bentuk sanksi disiplin itu kami hargai karena pasti pimpinanya tidak membenarkan hal itu terjadi. Tapi bukan berarti perbuatam pidana umumnya tidak ditindak lanjuti.”apalagi pelaku sudah sering berbuat ulah dikampungnya hanya tidak ada yang mau berani melapor sesuai investigasi kami dilapangan, dan kami siap kerjasama dengan penyidik atau tim pencari fakta untuk turun kelokasi Kejadian demi mencari kebenaran yang terjadi,”jelasnya.

Ditambahkan bahwa masalah ini juga akan dilaporkan ke mabes Polri untuk mengetahui kalau masih ada oknum anggotnya yang masih berbuat cara yang merusak intitusi Polri. (smr)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful