Templates by BIGtheme NET
Home / Ajatappareng / Rampas HP karena Ngaku Anggota Satnarkoba, Tukang Batu Ini Bonyok Diamuk Massa
IMG_20190514_30785

Rampas HP karena Ngaku Anggota Satnarkoba, Tukang Batu Ini Bonyok Diamuk Massa

SIDRAP, Penarakyat.com — Polsek Panca Rijang, Kabupaten Sidrap berhasil mengamankan terduga pelaku perampasan yang mengaku oknum anggota polisi dari Satuan Narkoba.

Terduga pelaku adalah lelaki Arif Mangkona alias Onas alias Arif (29) warga Dusun Pucue, Kelurahan Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.

Penangkapan petugas gadungan itu dibenarkan Kapolsek Panca Rijang, AKP Erwin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/05/2019).

“Tadi malam kita berhasil amankan seorang terduga yang mengaku petugas dari satuan narkoba,” katanya.

Perwira tiga balok di pundak mengaku, sebelum diamankan terduga pelaku sempat dihajar massa sesaat setelah melakukan perampasan harta benda milik korban.

“Setelah diketahui aksinya sama warga, Pria bertatot itu dikejar dan dihajar massa yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Erwin.

Lebih lanjut, AKP Erwin mengatakan, Polisi gadungan itu diamankan berdasarkan LPB / 51 / V / 2019 / Sulsel / Res Sdrp / sek PR, Tanggal 13 Mei 2019. Korbannya adalah lelaki Syahrul Nizam.

Adapun kronologis kejadian yakni pada Senin 13 Mei 2019 sekitar pukul 20.30 wita, korban melintas di sekitaran kompleks Pasar Sentral Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap.

Kemudian dicegat oleh pelaku yang mengaku sebagai petugas Kepolisian dari Sat Narkoba dan melakukan penggeledahan terhadap korban.

Tak hanya itu, terduga pelaku mengambil barang berharga korban berupa satu Unit Handphone Merek XIAOMI REDMI 4S, warna hitam.

Setelah itu, pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil kurang lebih Rp1,7 juta.

“Dari tangan pelaku, kami mendapatkan barang bukti satu unit Handphone Merek XIAOMI REDMI 4S yang diduga hasil rampasan dari korban,” kata AKP Erwin.

Terpisah, terduga pelaku, Arif Mangkona mengaku terpaksa melakukan perbuatan melanggar hukum itu karena desakan ekonomi.

“Saya terpaksa lakukan itu pak. Ada desakan ekonomi serta cicilan motor saya mau ku bayar. Baru kali ini juga saya lakukan itu,” katanya.

Kini, pelaku dan barang bukti di amankan di Mapolres Panca Rijang guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan hukuman lima tahun penjara. (Ady)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful