Templates by BIGtheme NET
Home / Ajatappareng / Tipu Konsumen Hingga Rp5 Miliar, Oknum Karyawan Toyota Sidrap di Tangkap
IMG_20190508_29968

Tipu Konsumen Hingga Rp5 Miliar, Oknum Karyawan Toyota Sidrap di Tangkap

*Modus Penipuan Jual Beli Mobil Murah
SIDRAP, Penarakyat.com — Seorang perempuan oknum karyawan PT Toyota Sidrap bernama Emi binti Darmin (30) berurusan polisi, Senin (06/05/2019).
Emi terpaksa ditangkap oleh Resmob Satreskrim Polres Sidrap karena kasus tipu-tipu.
Penangkapan warga BTN Wesabbe Blok C Nomor 6 Kelurahan Batu Lappang, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap itu karena diduga melakukan penggelapan dan penipuan.
Hal itu disampaikan Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono saat ditemui diruang kerjanya, Senin, (6/5/2019).
“Pelaku ditangkap oleh anggota Reskrim Polres Sidrap di BTN Danaila Bacukiki, Parepare pada Kamis malam, 1 Mei lalu” ucapnya.
Dikatakannya, bahwa oknum salah satu karyawan Toyota Cabang Sidrap itu diduga telah penipu para pelanggannya dengan modus jual beli mobil baru murah.
Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Jufri Natsir menambahkan, bahwa dari keterangan pelaku sudah mengelabui korban sebanyak 21 orang.
“Saat ini kita terima baru 5 LP dengan kerugian sebanyak Rp2 Miliar, dan masih banyak di luar warga yang datang melapor,” katanya.
Sementara dihadapan penyidik, pengakuan pelaku, korbannya ada 21 orang dengan total kerugian capai Rp5 Miliar dan tidak bekerja sendiri. Aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku itu sejak Oktober 2018.
Jufri Natsir mengatakan, modus yang dilakukan pelaku yaitu mengiming iming konsumen untuk membeli mobil murah dengan selisi harga didealer antara Rp20 hingga Rp30 juta.
Namun, hingga saat ini mobil yang sudah dipesan konsumen itu tidak kunjung datang sehingga para pelaku melaporkan kejadian itu ke kepolisian Polres Sidrap.
Hingga saat ini terduga pelaku masih diperiksa dan tidak menutup kemungkinan pelaku menjalankan aksi penipuannya seorang diri.
“Ini kami terus kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku baru lagi yang terjerat dalam kasus penipuan jual beli mobil murah,” tandasnya.
Sementara itu, korban penipuan jual mobil murah dari seorang Oknum karyawan PT Toyota Sidrap terus berdatangan ke Polres Sidrap, Senin 6 Mei.
Mereka datang untuk melaporkan aksi penipuan yang dilakukan perempuan Emi binti Darmin (30). Selain warga Sidrap, juga ada korban lainnya dari Kabupaten Soppeng.
Dia adalah H Nasir dan Nurdin, kedua korban ini datang melapor karena di tipu oleh pelaku dengan total sebesar Rp152 juta sebagai uang muka pembelian mobil.
“Saya ditipu sebanyak Rp72 juta, kalau H Nasir itu Rp80 juta. Waktu itu saya berniat membeli mobil Calya dengan harga murah yang ditawarkan oleh pelaku, setelah saya bayar DP hingga sekarang mobil itu tidak ada,” kata Nurdin.
Sementara, anak korban bernama Jamalia usai melapor di Polres Sidrap juga mengaku, bahwa orang tuanya bernama Mursal dan Hj Ni’ma juga jadi korban penipuan oleh pelaku tersebut.
Warga Majjeling Watang, Sidrap itu mengaku, tertipu. Mobil Avansa milik bapaknya diambil pelaku dengan alasan tukar tambah dengan mobil baru jenis rush seharga Rp230 juta.
Diceritakannya, bahwa waktu itu Januari 2019. Pelaku datang menawarkan mobil murah hingga akhirnya kedua orang tuanya terbujuk rayuannya.
“Waktu itu dia tawarkan mobil murah keluaran baru Rush seharga Rp230 juta. Nah, mobil Avanza kami jadikan DP Rp150 juta, sisanya Rp80 juta akan di cicil, namun hingga sekarang mobil Rush itu tidak ada,” katanya.
Muh Yunus, korban lainnya juga mengaku tertipu oleh pelaku. Dia mengatakan, bahwa mobil miliknya Honda BRV diberikan kepada pelaku dengan alasan tukar tambah mobil Rush baru plat B.
“Pelaku menjadikan DP mobil BRV saya seharga Rp200 juta, dan diminta untuk menambah Rp50 juta. Namun mobil Rush baru yang dijanjikan itu tidak datang juga sampai sekarang,” ucapnya.
Sekedar diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan, kerugian yang dialami korban sebanyak 21 orang dengan modus penipuan jual beli mobil murah sebesar Rp5 Miliar.
Kini, kasus tersebut masih terus dikembaangkan oleh tim penyidik Satreskrim Polres Sidrap.
Sementara, Kepala Cabang Toyota Sidrap, Bahrun saat mau di konfirmasi terkait persoalan itu, dia tidak bisa ditemui dengan alasan cape karena baru tiba di kantor setelah dari luar negeri.
“Besok aja yah datang kesini. Bapak baru datang dan cape,” kata Counter Sales, Hj Arfa yang ditemui dikantor cabang PT Toyota Haji Kalla Sidrap.
Hj Arfa mengaku tidak tahu menahu soal kasus yang dilakukan oleh oknum salah satu karyawan PT Toyota Haji Kalla.
Dia akui, bahwa terduga pelaku Emi itu adalah karyawan di Toyota bagian Marketing lapangan. “Dia masuk kerja disini kalau nga salah itu sejak tahun 2013 hingga sekarang, tapi kami tidak tahu ada persoalannya seperti itu,” katanya.
Dikatakannya, bahwa kemungkinan dia bermain diluar. “Intinya, dia itu akan langsung dipecat. Tapi yang jelasnya kita hubungi saja kepala Cabangnya nanti,” tandasnya. (Ady)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful