Templates by BIGtheme NET
Home / Sulselbar / Tolak Kekerasan, Begini Pernyataan Ormas dan Tokoh di Pangkep
IMG-20190612-WA0007

Tolak Kekerasan, Begini Pernyataan Ormas dan Tokoh di Pangkep

PANGKEP, Penarakyat.com — Pengurus cabang GP ANSOR Pangkep mengimbau Masyarakat jaga Persatuan dan Tolak Segala Bentuk Kekerasan.

Masyarakat diingatkan agar tidak terprovokasi dengan segala hal yang memecah belah Perdamaian.
Tugas bersama untuk memberikan pemahaman pemaknaan jihad yang benar. Sebab tidak ada satu agamapun yang mengajarkan kekerasan. Karenanya, menjaga persatuan dan kesatuan menjadi penting dalam menghadapi situasi yang berkembang saat ini.

Sofyan Thalib Ketua GP. ANSOR Pangkep menyampaikan segala macam tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama, tidak termasuk sebagai ciri ajaran Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat semesta alam).

SofyanThalib pun menghimbau Masyarakat di kabupaten Pangkep untuk bersatu padu menggalang solidaritas kemanusiaan untuk menolak segala bentuk kekerasan.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan segala hal yang berpotensi memecah keutuhan bangsa.

“Jika mendapati peristiwa sekecil apapun yang menjurus pada radikalisme, Tindak kekerasan dan terorisme segera laporkan ke aparat keamanan.

Demi mengurangi ketegangan, sofyanthalib menghimbau umat Islam untuk senantiasa meningkatkan dzikrullah dan berdoa kepada Allah SWT untuk keselamatan, keamanan, kemaslahatan, dan ketenteraman hidup dalam berbangsa dan bernegara. Gerakan Pemuda Ansor, juga meminta kepada semua pihak untuk menghentikan segala spekulasi yang bisa memperkeruh keadaan.

“Kita percayakan penanganan sepenuhnya di tangan aparat keamanan. Kita mendukung aparat keamanan, salah satunya dengan cara tidak ikut-ikutan menyebarkan isu, gambar korban, dan juga berita yang belum terverifikasi kebenarannya. (*)

IMG-20190612-WA0008

*Kepala Desa Bulu Tellue Tondong Tallasa, Tolak Aksi Turun Kejalan

Kepala Desa Bulu Tellue Kecamatan Tondong Tallasa Kabupaten Pangkep mengimbau kepada seluruh warganya, Khususnya Desa Bulu Tellue untuk tetap tenang dan tidak membuat aktivitas yang dapat memicu terjadinya kekacauan.

Ini disampaikan langsung Kepala Desa Bulu Tellue Muh. Husni, Rabu, (12/06/2019) bahwa pihaknya mengharapkan seluruh masyarakat untuk tetap bersatu menjaga persatuan dan kesatuan.

Ia juga mengatakan penolakan terhadap aksi kerusuhan dalam bentuk apapun selama proses dan menghadapi sidang sengketa pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

“Jangan sampai ada pertikaian. Saya selaku kepala Desa Bulu Tellue menolak segala bentuk kerusuhan dan kekerasan yang dapat merugikan masyarakat dan rakyat itu sendiri,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Desa Bulu Tellue untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan ajakan turun ke jalan melakukan aksi kerusuhan.

“Mari kita jaga persaudaraan dan rasa cinta terhadap tanah air kita,” katanya. (*)

IMG_20190612_2921

*Abdul Muis Tokoh masyarakat Kecamatan Liukang Tupabbiring

Mendeklarasikan penolakan kerusuhan dan kekacauan terkait pilpres 2019 sebelum dan sesudah penetapan Mahkama Konstitusi di Jakarta.

“Kami sebagai tokoh masyarakat, menolak segala apapun kekerasan dalam bentuk apapun apalagi dalam hal sengketa Pemilu 2019. Mudah-mudahan himbauan kami didengar dan diteruskan kepada masyarakat,” kata abdul muis. Rabu (12/06/2019).

Selain menyatakan penolakannya Abdul Muis juga mengajak masyarakat untuk tetap jaga Keamanan agar tetap kondusif dan mendukung polri menindak secara hukum para perusuh. (Ris)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful