SITUBONDO, Penarakyat.com — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan menerima kunjungan kerja Inspektur III Kementerian Perhubungan dalam rangka monitoring dan pengawasan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kamis (31/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Inspektur III Kemenhub, Dr. Ir. Ahmad, M.MTr., QIA., CFr.A., yang secara langsung meninjau kesiapan Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, sebagai salah satu simpul penting transportasi laut di Jawa Timur.


Setibanya di lokasi, Ahmad disambut Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, S.H., M.M., beserta jajaran. Monitoring difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan, serta efektivitas koordinasi lintas instansi dalam mendukung kelancaran pelayanan penumpang selama masa libur panjang Nataru.

Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru 2026.

“Kami memastikan seluruh sarana dan prasarana pelabuhan dalam kondisi siap operasi. Selain itu, koordinasi lintas instansi terus kami perkuat agar pelayanan kepada penumpang berjalan aman, tertib, dan nyaman selama periode Nataru,” ujarnya.

Herland menegaskan, KSOP Panarukan berkomitmen mengutamakan keselamatan pelayaran dan pelayanan prima bagi pengguna jasa transportasi laut selama libur Natal dan Tahun Baru.

Dalam kunjungannya, Inspektur III Kemenhub, Dr. Ir. <span;>Ahmad juga meninjau Dermaga MB Pelabuhan Jangkar untuk memastikan kondisi fasilitas dermaga dalam keadaan laik dan siap mendukung aktivitas sandar, bongkar muat, serta pergerakan kapal selama periode Natal dan Tahun Baru.

Tak hanya itu, Dr.Ir. Ahmabd turut melakukan pemantauan Posko Gabungan Angkutan Nataru 2025–2026 yang beroperasi di area pelabuhan. Posko tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Camat Kecamatan Jangkar, PMI, petugas kesehatan, serta ASDP, sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan, pengamanan, dan penanganan kondisi darurat bagi pengguna jasa transportasi laut.

“Kegiatan monitoring ini penting untuk memastikan seluruh layanan transportasi laut berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama di masa lonjakan penumpang seperti Nataru,” ujar Ahmad di sela-sela kunjungan.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Perhubungan berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi demi menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru. (Rama).