SINJAI, Penarakyat.com – Kondisi cuaca laut di wilayah Kabupaten Sinjai dalam beberapa hari ke depan diperkirakan mengalami peningkatan risiko. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Paotere telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi di sejumlah perairan Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk perairan Kabupaten Sinjai.
BMKG memprediksi tinggi gelombang di perairan Kabupaten Sinjai dapat mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter. Potensi ini diperkirakan berlangsung pada periode 14 hingga 17 Januari 2026, sebagai dampak dari pola angin yang bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 4 hingga 30 knot.
Merespons peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati, A. Mahyanto Mazda mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah perairan dan kawasan pesisir.
Pemkab Sinjai menekankan pentingnya keselamatan bagi para pengguna jasa transportasi laut dengan terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG, mengutamakan aspek keselamatan, serta mempertimbangkan untuk menunda pelayaran apabila kondisi cuaca dinilai tidak aman dan berisiko.
Imbauan khusus juga disampaikan kepada para nelayan, terutama yang menggunakan perahu nelayan tradisional, agar lebih berhati-hati ketika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang berada di atas 1,25 meter, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain aktivitas di laut, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya angin kencang, hujan lebat, gelombang tinggi, serta arus laut yang kuat selama masa peringatan dini tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berperan aktif dan bekerja sama dengan mematuhi imbauan ini demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama. (Budhy)













Tinggalkan Balasan