SINJAI, Penarakyat.com – Upaya melindungi kesehatan masyarakat pesisir terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Sinjai. Melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sinjai, digelar skrining kesehatan gratis yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS bagi para nelayan, Selasa (27/1/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula PPI Lappa, Kecamatan Sinjai Utara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sinjai yang juga Ketua Pelaksana KPA Sinjai, A. Mahyanto Mazda. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, khususnya bagi kelompok masyarakat dengan mobilitas tinggi seperti nelayan.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat pesisir, skrining ini juga merupakan langkah preventif untuk menekan risiko penularan HIV/AIDS. Tingginya aktivitas dan perpindahan nelayan dari satu wilayah ke wilayah lain menjadikan mereka kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan sejak dini.

Dalam sambutannya, Wabup A. Mahyanto Mazda menegaskan pentingnya menjaga kesehatan nelayan yang memiliki peran strategis sebagai tulang punggung keluarga.

“Nelayan kita adalah pejuang keluarga. Karena itu kami mengajak jangan takut dan malu memeriksakan diri demi melindungi istri dan anak dari HIV/AIDS,” ungkap A. Mahyanto sebelum membuka sosialisasi.

Tak hanya soal pemeriksaan kesehatan, Wabup juga menyoroti pentingnya menghapus stigma negatif terhadap HIV/AIDS di tengah masyarakat. Ia memastikan bahwa seluruh proses skrining dilakukan secara profesional dan menjunjung tinggi kerahasiaan medis.

“Petugas medis kita bekerja secara profesional, hasil pemeriksaan bapak/ibu bersifat privasi,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Sinjai Syamsul Alam, Lurah Lappa A. Rifai Azis, Pengurus KPA dan Relawan Peduli AIDS, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Sebanyak 100 nelayan beserta anggota keluarganya ditargetkan mengikuti skrining HIV dalam kegiatan tersebut.

Melalui layanan skrining gratis dan edukasi berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap dapat membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan sejak dini, sekaligus mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan terbebas dari HIV/AIDS. (Budhy)