HONG KONG, PenaRakyat.com – Pemerintah Hong Kong resmi menjadikan akselerasi inovasi dan teknologi (IT) sebagai fitur inti dalam Anggaran 2026-2027. Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, menjabarkan strategi komprehensif untuk memperkuat pengaruh kota tersebut sebagai pusat inovasi global, dengan fokus utama pada pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) dan industri teknologi tinggi lainnya.
Inisiatif ‘AI+’ dan Pembentukan Komite Strategis
Dalam rilis resmi yang diterima PenaRakyat.com via Media OutReach Newswire, Paul Chan mengumumkan pembentukan Komite AI+ dan Strategi Pengembangan Industri. Langkah ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang memungkinkan AI memberdayakan transformasi industri secara luas. Hong Kong juga berencana mengoperasikan Artificial Intelligence Research and Development Institute Company Limited pada paruh kedua tahun ini guna mempercepat komersialisasi hasil riset AI.
Klaim Paul Chan: Memadukan Riset dan Komersialisasi
Paul Chan secara resmi mengklaim bahwa kekuatan Hong Kong terletak pada ekosistemnya yang internasional. “Kekuatan Hong Kong dalam penelitian ilmiah inovatif dan komersialisasi hasil penelitian terletak pada kualitas internasionalisasi kami, kemampuan penelitian yang kuat, dukungan sektor keuangan, dan banyaknya talenta berkualitas tinggi. Kuncinya adalah mempopulerkan pemahaman dan penggunaan AI oleh semua lapisan masyarakat,” tegas Chan dalam pidatonya.
Pembangunan Kawasan Teknologi San Tin Technopole
Salah satu elemen sentral dalam anggaran ini adalah pengembangan San Tin Technopole di wilayah Metropolis Utara. Pemerintah mengusulkan suntikan modal awal sebesar 10 miliar dolar Hong Kong (sekitar US$1,28 miliar) untuk mempercepat pembangunan kawasan industri tersebut. Kawasan ini diproyeksikan menjadi ruang bagi pembuatan prototipe, produksi percontohan, hingga produksi massal teknologi terbaru guna menjembatani riset laboratorium ke pasar dunia.
Ekspansi ke Industri Kedirgantaraan dan Satelit
Selain AI, Anggaran 2026-2027 juga membidik industri kedirgantaraan sebagai sektor pertumbuhan baru. Pemerintah akan aktif mengidentifikasi perusahaan kedirgantaraan untuk berkembang di Hong Kong serta meninjau persyaratan pencatatan di bursa efek guna menarik investasi di bidang ini. Penggunaan satelit orbit rendah bumi untuk mendukung aplikasi 6G di masa depan juga menjadi prioritas dalam penyederhanaan rezim perizinan telekomunikasi di Hong Kong.
Editor : Jumardi
Sumber : Media OutReach Newswire / Departemen Layanan Informasi Pemerintah HK













Tinggalkan Balasan