HONG KONG, PenaRakyat.com – Pemerintah Hong Kong kembali mempertegas ambisinya untuk menjadi pusat keuangan internasional terkemuka melalui pemaparan Anggaran 2026-2027. Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, mengumumkan serangkaian kebijakan strategis yang mencakup penguatan pasar saham, internasionalisasi mata uang Renminbi (RMB), hingga transformasi menjadi hub inovasi aset digital global.

Dominasi Pasar Modal dan Hub Renminbi Lepas Pantai

​Berdasarkan rilis resmi yang diterima PenaRakyat.com via Media OutReach Newswire, Hong Kong berhasil menduduki peringkat pertama secara global dalam penghimpunan dana melalui Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2025. Selain itu, indeks Hang Seng mencatat kenaikan luar biasa sebesar 28 persen dengan volume perdagangan harian mencapai rekor tertinggi US$32 miliar. Sebagai pusat bisnis RMB lepas pantai terbesar di dunia, Hong Kong akan terus memfasilitasi penggunaan mata uang tersebut dalam perdagangan lintas batas dan memperkaya produk investasi berbasis RMB.

Klaim Paul Chan: Ketangguhan di Tengah Kompleksitas Global

​Paul Chan secara resmi mengklaim bahwa sistem keuangan Hong Kong tetap solid meskipun menghadapi lingkungan eksternal yang penuh tantangan. “Pasar keuangan Hong Kong telah menunjukkan kinerja yang kuat dan sistem keuangan kota tersebut tetap tangguh. Kami akan terus mengkonsolidasikan kekuatan yang ada, memanfaatkan bidang-bidang baru yang muncul, serta memperdalam kerja sama keuangan di Kawasan Teluk Besar,” tegas Chan dalam pidatonya.

Regulasi Aset Digital dan Pajak ‘Family Office’

​Salah satu poin revolusioner dalam anggaran tahun ini adalah fokus pada aset digital dan manajemen kekayaan. Pemerintah Hong Kong akan mengajukan rancangan undang-undang untuk menetapkan rezim perizinan bagi penyedia layanan perdagangan dan kustodian aset digital. Selain itu, cakupan keringanan pajak akan diperluas bagi family office (kantor pengelola kekayaan keluarga) dan dana investasi, yang kini mencakup aset digital, logam mulia, dan komoditas tertentu sebagai investasi yang memenuhi syarat.

Menjadi Pusat Perdagangan Emas Internasional

​Hong Kong juga mengincar posisi sebagai pusat perdagangan emas dunia. Pemerintah berencana menawarkan insentif pajak bagi lembaga yang melakukan perdagangan dan penyelesaian emas di Hong Kong. Selain itu, akan dibentuk asosiasi perdagangan yang dipimpin industri untuk memperkuat promosi dan membangun hubungan dengan pemangku kepentingan industri emas global. Langkah ini diharapkan dapat melengkapi kekuatan Hong Kong di bidang pendapatan tetap dan mata uang.

Editor : Jumardi

Sumber : Media OutReach Newswire / Departemen Layanan Informasi Pemerintah HK