SOPPENG, Penarakyat.com – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, membuka kegiatan Pasar Ramadan Sukses Kabupaten Soppeng 2026 di Lapangan Gasis Watansoppeng, Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar oleh PT Lamataesso Mattappa Perseroda dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026.

Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 87 tenant ambil bagian dari total 152 pendaftar. Rinciannya terdiri atas 77 tenant makanan dan minuman, tujuh tenant fesyen, serta tiga tenant sponsor. Mayoritas peserta merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Soppeng.

Ketua panitia, Agus, mengatakan Pasar Ramadan tidak sekadar menjadi tempat berburu takjil atau menunggu waktu berbuka puasa. “Ini ruang silaturahmi dan wadah berbagi rezeki sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Agus menambahkan panitia memprioritaskan UMKM lokal agar mendapat ruang promosi dan penguatan usaha. Ia menyebut angka 87 yang menjadi jumlah tenant dimaknai dalam filosofi Bugis sebagai marowa na mattuju, simbol harapan keberkahan dan keberhasilan.

Direktur Utama PT Lamataesso Mattappa Perseroda, Musdar Asman, menyebut kegiatan ini sebagai agenda perdana yang digelar perseroda atas dorongan pemerintah daerah. Menurut dia, perusahaan daerah tersebut saat ini mengelola tiga unit usaha utama, yakni Taman Wisata Alam Lejja, Sentra Industri Hasil Tembakau di Bentengnge, serta usaha transportasi bus.

Musdar mengatakan Pasar Ramadan menjadi langkah awal pengembangan unit usaha baru di bidang penyelenggaraan kegiatan atau event organizer. “Ini ruang kolaborasi antara perseroda, UMKM, dan unsur pemuda di Kabupaten Soppeng,” katanya. Setelah Ramadan, perseroda berencana menghadirkan usaha penyewaan tenda sebagai bagian dari pengembangan kegiatan.

Dalam sambutannya, Suwardi menegaskan Pasar Ramadan merupakan instrumen untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut penyelenggaraan kegiatan itu merupakan inisiatif pemerintah daerah agar tradisi pasar Ramadan tetap berjalan dengan memperhatikan efisiensi anggaran.

Karena itu, pemerintah menunjuk perseroda sebagai pelaksana agar kegiatan dikelola secara profesional dan berkelanjutan. “Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen menjadikan UMKM sebagai pilar utama penguatan ekonomi daerah,” kata Suwardi.

Ia mengajak masyarakat mendukung produk lokal serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pemerintah daerah berharap Pasar Ramadan memberi dampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal sepanjang bulan puasa.