HONG KONG, PenaRakyat.com – Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong resmi merilis Anggaran 2026-2027 dengan tema besar “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas Tinggi dan Inklusif dengan Inovasi dan Pembiayaan”. Paul Chan, Sekretaris Keuangan Hong Kong, memaparkan berbagai inisiatif strategis untuk mendiversifikasi ekonomi, mempercepat pembangunan Metropolis Utara, serta memperkuat integrasi dengan rencana pembangunan nasional Tiongkok.

​Berdasarkan rilis resmi dari Departemen Layanan Informasi Hong Kong yang diterima PenaRakyat.com via Media OutReach Newswire, kondisi keuangan publik Hong Kong menunjukkan perbaikan yang jauh lebih cepat dari perkiraan semula. Ekonomi Hong Kong tercatat tumbuh sebesar 3,5% pada tahun 2025, dan diproyeksikan akan tetap stabil di kisaran 2,5% hingga 3,5% untuk tahun 2026. Neraca konsolidasi bahkan diperkirakan mencatatkan surplus sebesar 2,9 miliar dolar AS, membalikkan prediksi defisit besar yang sebelumnya dikhawatirkan.

Klaim Strategis: Memanfaatkan AI sebagai Kekuatan Produksi Baru

​Paul Chan secara resmi mengklaim bahwa inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), adalah kunci peluang baru bagi Hong Kong. “Kita harus merangkul Rencana Lima Tahun ke-15 dengan pola pikir inovatif, membina kekuatan produktif berkualitas baru sesuai dengan kondisi lokal. Kami terus mendorong industrialisasi AI dan memperdalam integrasinya di berbagai industri, sehingga mencapai target adopsi dan pemanfaatan oleh semua pihak,” tegas Chan dalam pidato anggarannya.

Pusat Inovasi Kesehatan dan Pariwisata Dunia

​Selain teknologi, anggaran ini juga mengalokasikan sumber daya besar untuk mendirikan Akademi Uji Klinis Internasional guna menarik investasi asing dan menjadikan Hong Kong sebagai pusat inovasi medis global. Di sektor pariwisata, pemerintah mengalokasikan dana sebesar 1,66 miliar dolar Hong Kong (setara US$212 juta) untuk Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB). Dana ini ditujukan untuk meningkatkan promosi acara-acara khas yang memadukan budaya Timur dan Barat guna memanfaatkan lonjakan kedatangan wisatawan yang naik 12 persen tahun lalu.

Ketangguhan Sektor Keuangan dan Aset Digital

​Meskipun lingkungan eksternal tetap kompleks, Paul Chan menegaskan bahwa sistem keuangan Hong Kong tetap tangguh. Pemerintah berencana memperkuat rezim pajak bagi kantor keluarga (family offices) serta menetapkan rezim perizinan untuk perdagangan aset digital dan layanan kustodian tahun ini. Langkah ini diambil untuk memastikan Hong Kong tetap kompetitif sebagai pusat keuangan internasional sekaligus memperdalam kerja sama keuangan di kawasan Kawasan Teluk Besar (GBA).

Editor : Jumardi
Sumber : Media OutReach Newswire / Departemen Layanan Informasi Pemerintah HK