Banjir Surut, Warga Swadaya Perbaiki Tanggul

Banjir Surut, Warga Swadaya Perbaiki Tanggul

SOPPENG, penarakyat.com — Pasca surutnya banjir yang menggenangi dua desa di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng, akibat jebolnya sayap tanggul toddangsaloe, warga sekitar melakukan gotong royong dengan dana swadaya memperbaiki tanggul jebol tersebut.

“Saat ini warga gotong royong untuk membuat tanggul penahan sementara, dari bahan seadanya, hal ini untuk mencegah makin rusaknya tanggul,” kata Kepala Dusun Empagae, Desa Kessing, Kabupaten Soppeng, Nur Alam Abra, Ahad (14/02/2016)

Menurutnya, warga menggunakan bambu dan kayu sebagai penahan sementara. Untuk sayap bendungan yang jebol sendiri mencapai sembilan meter. “Dana yang kami pake merupakan swadaya masyarakat,” katanya.

Dia mengungkapkan bendungan tersebut sudah pernah jebol lima tahun lalu dan tiap tahun perbaikan bendungan tersebut sealalu di usulkan, namun tidak pernah dihiraukan oleh pihak terkait. Bahkan pihak terkait, seolah tidak mengindahkan usulan warga.

“Nah sekarang kita bisa liat, kerugian akibat jebolnya tanggul ini mencapai ratusan juta rupiah, karena bukan hanya pemukiman warga yang terendam banjir, tetapi juga lahan persawahan dan perkebunan warga,” katanya.

Untuk itu pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng, segera mencarikan solusi dan mendengar usulan warga terkait perbaikan bendungan. “Ini harus menjadi prioritas pemerintah untuk diperbaiki,” katanya.(has)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *