Home / Ajatappareng / Bukan Gizi Buruk, Ternyata Sejak Umur 2 Tahun Anak Terkena Penyakit Kelumpuhan Otak Ditangani Medis

Bukan Gizi Buruk, Ternyata Sejak Umur 2 Tahun Anak Terkena Penyakit Kelumpuhan Otak Ditangani Medis

SIDRAP, Penarakyat.com — Seorang anak bernama Muh Barsa di Kabupaten Sidrap, mengalami lumpuh. Diagnosis medis soal riwayat penyakit anak tersebut bukan karena faktor gizi buruk, melainkan penyakit cerebral palsy.

Diagnosis penyakit cerebral palsy ini disebabkan suatu kelainan kongenital pada gerakan, otot, atau postur dengan kata lain Lumpuh otak yang disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal, sering kali terjadi biasanya sebelum anak lahir sehingga mempengaruhi juga pada perkembangan fisik tubuh.

Kondisinya memang memprihatinkan oleh penyakit tersebut, Barsa saat ini hanya bisa pasrah dan menangis sambil terbaring lemah di lantai rumahnya di Bojoe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Profesi orang tuanya sebagai pekerja serabutan dinilai tak mampu menenuhi pengobatan secara signifikan sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan fisik Muh Barsa.

Andai saja kondisi pertumbuhan fisiknya normal seperti anak-anak seusianya, Muh Barsa seharusnya sudah duduk di bangku sekolah menengah pertama. Muh Barsa sudah memasuki usia remaja.

Orangtuanya Bahar dan Asia sudah berusaha membawa berobat putranya itu sejak masih berusia 2 tahun untuk menyembuhkan kondisinya.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Sidrap, Hj Mumina membenarkan, bahwa anak tersebut rutin dikontrol kesehatannya oleh Puskesmas setempat dan rumah sakit.

Bahkan sejak umur Dua Tahun Barsa sudah ditangani pihak medis Puskesmas setempat.

“Anak ini, sejak usia 2 tahun lebih memang mengalami gizi buruk. Itu bukan karena asupan gizinya kurang, tetapi ada penyakit penyerta yakni cerebral palsy atau kelumpuhan otak. Sejak umur dua tahun kami sudah tangani itu,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa anak tersebut saat usia balita rutin dikontrol sama dokter anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nemal dan Arifin Nu’Mang Rappang.

Bahkan saat usianya 5 tahun dimasukkan dalam program Rehabilitasi Berbasis Manusia (RBM) untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal.

“Dan saat ini, juga selalu diberikan pendampingan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat. Itu untuk memberikan mengontrol kesehatan dan memberikan asupan gizi,” (Atir)

About penarakyatcr1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful