SINJAI, Penarakyat.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sinjai memasuki fase transformasi penting melalui penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab) Masa Bakti 2025–2030. Agenda strategis ini menjadi titik awal penyusunan arah baru organisasi dan secara resmi dibuka oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Sinjai, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai pada Jumat (28/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menekankan bahwa keberadaan Pramuka di Sinjai bukan sekadar pelengkap kegiatan sekolah, tetapi pilar penting dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Beliau menegaskan peran strategis Pramuka sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam pengembangan sumber daya manusia.

“Pramuka adalah pelopor kedisiplinan dan kemandirian, nilai yang sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi muda Sinjai yang siap bersaing,” tegasnya.

Bupati Ratnawati juga memberikan apresiasi atas kontribusi nyata Pramuka dalam berbagai aksi sosial dan upaya mitigasi bencana. Ia berharap kiprah tersebut semakin diperkuat, terutama dalam bakti masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penanggulangan bencana.

“Pramuka harus menjadi agent of change yang membawa semangat persatuan, kebhinekaan, dan gotong royong,” tambah Bupati.

Agar Muscab berjalan efektif, Bupati menekankan pentingnya suasana kekeluargaan dan musyawarah mufakat sebagai landasan dalam merumuskan program kerja. Ia mendorong lahirnya gagasan yang inovatif, aplikatif, dan relevan bagi kebutuhan generasi muda saat ini.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, memaparkan bahwa Muscab merupakan momentum evaluasi menyeluruh terhadap program dan kinerja organisasi periode lalu. Ia menyoroti beberapa hal yang perlu diperkuat, mulai dari konsistensi pelaksanaan program pembinaan, peningkatan digitalisasi administrasi dan pelaporan, optimalisasi kegiatan berbasis potensi daerah, hingga penguatan pembinaan Satuan Karya (Saka).

Menurut Andi Jefrianto, meski Pramuka Sinjai mendapatkan dukungan kuat dari Pemerintah Daerah, tetap dibutuhkan penguatan sinergi melalui tiga agenda strategis: peningkatan kapasitas pembina dan pelatih, penguatan kelembagaan serta infrastruktur kepramukaan, dan integrasi program Pramuka dengan visi pembangunan daerah.

Muscab ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terbentuknya kepengurusan baru dan program kerja yang mampu mendorong Gerakan Pramuka Sinjai menjadi organisasi yang semakin unggul, adaptif, dan relevan bagi generasi muda pada periode 2025–2030. (Budhy)