SITUBONDO, Penarakyat.com — Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau langsung lokasi banjir yang melanda Desa Pesisir Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta efektivitas penanganan bencana di lapangan. Minggu (25/1/2026).
Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menyusuri kawasan permukiman yang terdampak banjir dan berdialog dengan warga. Ia juga menyerahkan bantuan logistik darurat berupa ratusan paket sembako kepada warga terdampak.
“Kami ingin memastikan warga dalam kondisi aman, kebutuhan dasarnya terpenuhi, dan penanganan berjalan cepat,” kata Mas Rio di sela-sela kunjungannya.
Menurut Mas Rio, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan perangkat desa, aparat keamanan, dan relawan guna memantau perkembangan kondisi banjir, terutama di wilayah pesisir yang rawan terdampak saat curah hujan tinggi.
“Pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat masa tanggap darurat seperti ini. Bantuan harus benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Sejumlah warga mengaku banjir kali ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari dan mata pencaharian mereka. Banjir yang terjadi pada Rabu (21/1/2026) lalu sempat menggenangi rumah warga hingga setinggi lutut.
“Air masuk ke rumah sampai setinggi lutut. Kami berharap ada penanganan cepat supaya tidak terulang kalau hujan besar,” ujar Hasan, warga Desa Pesisir Besuki.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Bupati Situbondo Nomor 100.3.3.2/337/431.013/2025. Penetapan status tersebut dilakukan berdasarkan hasil kaji cepat yang menunjukkan masih terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.
Dalam keputusan itu disebutkan, kondisi kedaruratan berpotensi mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat. Penanganan dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan peraturan terkait lainnya.
Mas Rio pun mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan pascabanjir.
“Kami meminta warga mengikuti arahan petugas dan bersama-sama menghadapi situasi ini sampai kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.









Tinggalkan Balasan