Diduga Tak Punya izin Resmi Tambang Galiang C Di Desa Cabbeng Mulai Beroprasi

Diduga Tak Punya izin Resmi Tambang Galiang C Di Desa Cabbeng Mulai Beroprasi

IMG-20201008-WA0069

BONE, penarakyat.com -Tambang galian C yang berada dibagian Bone utara memang saat ini menjadi polemik di Kabupaten Bone. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebagian tambang yang berada di Bone Utara diduga tak memiliki izin. Tidak sedikit masyarakat yang merasakan dampak aktivitas tambang tersebut karna membuat erosi sungai semakin terkikis dan mengancam rumah warga.

Baru-baru ini tambang galian C yang berada di Desa Cabbeng Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone hingga saat ini masih beroprasi dan diduga tak memiliki izin. Pengelola tambang tersebut, Wandi mengatakan, tambang itu baru bulan lalu.

“Tepatnya bulan September beroprasinya saya membuat tambang itu rencana mau buat perumahan soal izinnya ini baru sementara pengurusan izin pemerataan lahan,” kata Wandi.
Sementara itu Kepala Desa Cabbeng Muh Yasin saat dikonfirmasi mengatakan, Pemerintah Desa setempat tentunya mengetahi adanya tambang yang beroperasi, namun terkait izin dirinya mengaku tidak tahu menahu.

“Pemilik tambang pernah meminta izin ke saya bahwa dia mau buka tambang disini terus saya bilang silahkan itu hak kita ada modal dan tanah kita, yang jadi peroalan bukan hanya kita ada sampai dua titik disitu penambang juga masa dia bisa kita tidak bisa,” ungkapnya, Rabu (07/10/2020).

Dia menjelaskan, pengoperasian tambang tersebut, dirinya tidak bisa melarang, dengan dalih akan menjadi sorotan karena ada tambang lain yang beroperasi. Selain itu, keberadaaan tambang tersebut, menurutnya membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Soal oparasinya saya tidak bisa larang ketika saya larang beroprasi dan tambang tetangga masih beroprasi bagaimana..?? Tentunya sorotan warga kembali kesaya,dan saya siap mengatakan apapun apa yang saya ketahui, oprasi tidak oprasi tetap juga begini, lagian juga tidak ada warga yang keberatan dan itu juga membuka lapangan kerja bagi warga disini jika ada sorotan itu berdampak kepemiliknya,” tegas Yasin.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Kepolisian. Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf yang dihubungi via Whatshaap maupun via telepon selular tidak dijawab. (Farhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *