SITUBONDO, Penarakyat.com — Pemerintah Kabupaten Situbondo menggencarkan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya memperkuat tata kelola lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan ruang publik. Implementasi program tersebut ditandai dengan aksi bersih-bersih serentak di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa (3/3/2026).

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan bahwa Indonesia Asri bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang menuntut keterlibatan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

“Sebagaimana diamanahkan pemerintah pusat, penataan wilayah yang rapi dan indah itu bukan semata estetika, melainkan bagian dari tata kelola lingkungan yang terukur dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat,” ujar Rio.

Menurut dia, konsep Aman, Sehat, Resik, dan Indah harus diwujudkan secara konkret melalui kebijakan dan tindakan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah, kata Rio, telah menginstruksikan seluruh OPD untuk aktif mendukung implementasi program tersebut, mulai dari penataan taman kota, pengelolaan sampah berbasis sumber, hingga pengawasan kawasan rawan pencemaran.

“Kami ingin membangun budaya. Kalau budaya bersih sudah tertanam, maka resik dan indah akan menjadi karakter Situbondo. Ini bukan pekerjaan sehari atau dua hari, tetapi gerakan jangka panjang,” katanya.

Rio juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran dunia usaha dan masyarakat desa dalam menjaga lingkungan. Ia berharap, gerakan ini dapat menjadi fondasi perubahan perilaku yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Situbondo, Sandy Hendrayono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mendukung program tersebut. Salah satunya adalah peningkatan armada pengangkut sampah serta penguatan edukasi pengurangan sampah plastik sekali pakai.

“Pagi ini kami lakukan bersih-bersih sampah secara serentak di masing-masing OPD sebagai langkah konkret membangun budaya resik dan memperkuat tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sandy menjelaskan, aspek “sehat” dalam program Indonesia Asri juga berkaitan erat dengan pengendalian kualitas udara dan air. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara rutin melakukan pemantauan kualitas lingkungan dan mendorong pelaku usaha untuk mematuhi standar pengelolaan limbah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan ruang publik bersih dari sampah, saluran air tidak tersumbat, dan kawasan permukiman tertata dengan baik. Jika lingkungan resik, dampaknya langsung pada kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Selain fokus pada kebersihan, penataan ruang terbuka hijau juga menjadi prioritas dalam memperindah wajah kota. DLH berkolaborasi dengan kecamatan dan desa untuk melakukan penghijauan serta pembenahan titik-titik yang sebelumnya terkesan kumuh.

Pemkab Situbondo berharap gerakan ini tidak berhenti di lingkungan perkantoran, tetapi meluas hingga tingkat desa dan komunitas. Dengan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, Indonesia Asri diharapkan menjadi identitas baru Kabupaten Situbondo sebagai daerah yang aman, sehat, bersih, dan indah.