Ini yang Dilakukan Polres Sidrap Antisipasi Aksi Teror Jelang Mudik Lebaran 2017

Ini yang Dilakukan Polres Sidrap Antisipasi Aksi Teror Jelang Mudik Lebaran 2017

Sidrap, Penarakyat.com – Kepala Kepolisian Resort Sidrap AKBP Witarsa Aji, SIK, SH, MH menginstruksikan petugas yang mengamankan arus mudik 2017 tetap waspada dari serangan teror terhadap anggota kepolisian. Polres Sidrap akan menerapkan body system dan dilengkapi senjata api untuk mengantisipasi kemungkinan itu.

“Yang jelas Polri tetap waspada, kami akan terapkan body system. Jadi anggota-anggota yang berjaga ini mereka juga di-backup oleh anggota bersenjata. ” kata Witarsa saat memimpin apel pagi di Mapolres Sidrap, Rabu (14/6/2017)

Witarsa juga menginstruksikan agar tiap anggota yang mengamankan pos tetap melengkapi diri dengan senjata dan baju anti peluru. ” Seluruh personil polri yang jaga di Pos akan dilengkapi senjata api dan body system guna antisipasi aksi teror “ujarnya

Polres Sidrap akan menurunkan ratusan personel gabungan bersama TNI dan instansi terkait lainnya untuk mengamankan arus mudik dan arus balik pada Hari Raya Idul Fitri 2017. Dalam operasi Ramadniya 2017, para petugas akan ditempatkan di lokasi-lokasi rawan, mulai dari terminal, tempat wisata hingga posko-posko di pinggir jalan.

Pertimbangan untuk menerapkan body system ini karena dalam beberapa aksi teror terakhir, anggota kepolisian kerap menjadi target. Pada bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, tiga anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya menjadi korban. Saat itu, mereka sedang menjaga aksi pawai obor menyambut bulan Ramadan.

Kapolres memprediksi puncak arus mudik akan dimulai pada 19 Juni 2017. Pada tanggal itu, anak sekolah sudah mulai libur. Witarsa menyarankan agar masyarakat tidak melaksanakan mudik secara serentak.

“Saya juga sarankan agar warga yang ingin mudik sebaiknya menggunakan kendaraan roda empat demi keamanan sampai pada tujuan” tutupnya (ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *