ENREKANG, Penarakyat.com — Anggota DPRD Enrekang dari Fraksi PPP, Karama, secara resmi menutup Turnamen Voli Ball Pemuda Angin-Angin Cup I yang digelar di Lapangan Voli Dusun Angin-Angin, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu, Selasa (1/7/2025).
Turnamen ini merupakan inisiatif langsung dari Karama sebagai bentuk komitmen terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Kegiatan berlangsung selama sebulan dan diikuti 32 tim putra serta 16 tim putri dari berbagai desa se-Kabupaten Enrekang.
Di partai final putra, Tim Gabungan Masalle-Baroko (Masbro) sukses menaklukkan Tim Karangan dari Desa Latimojong, dan keluar sebagai juara pertama.
Hasil lengkap turnamen:
Kategori Putra:
- Juara 1: Masbro (Gabungan Masalle–Baroko)
- Juara 2: Karangan (Latimojong)
- Juara 3 bersama: Multi Cendana (Anggeraja) dan Pasui Utama (Buntu Batu)

Kategori Putri:
- Juara 1: Mata Wai (Buntu Batu)
- Juara 2: Kansa (Buntu Batu)
- Juara 3 bersama: Rante Lemo dan Pasui Utama
Seluruh pemenang mendapatkan piala, sertifikat, dan dana pembinaan yang diserahkan langsung oleh Karama.
Dalam sambutannya, Karama menegaskan bahwa turnamen ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus ajang untuk menghidupkan kembali semangat olahraga di Dusun Angin-Angin.
“Melalui turnamen ini, kita ingin menjaring bibit-bibit atlet voli berbakat dari desa. Kami berharap, ke depan mereka bisa berprestasi hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, tokoh masyarakat, pemuda, dan agama, termasuk para wasit yang memimpin jalannya pertandingan selama sebulan penuh.
“Bagi para juara, teruslah tingkatkan prestasi. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” ucap Karama menyemangati.
Menariknya, penutupan turnamen dimeriahkan dengan penampilan musik bambu tradisional dari Dusun Angin-Angin. Karama menyebut, musik tersebut hampir punah dan akan kembali dikembangkan melalui event seni budaya ke depan.
Sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat, Karama juga menyempatkan membagikan “saweran” kepada anak-anak di lokasi turnamen, mulai dari pecahan Rp20 ribu hingga Rp50 ribu.
“Ini kegiatan positif yang berpotensi memunculkan pemain-pemain terbaik. Insya Allah, tahun depan turnamen ini akan lebih meriah dan kompetitif,” pungkasnya. (Achi)













Tinggalkan Balasan