Kasus Tambang di Bila, Pejabat Kemhan RI Minta Semua Pihak Bersinergi Jaga Sidrap Tetap Kondusif

Kasus Tambang di Bila, Pejabat Kemhan RI Minta Semua Pihak Bersinergi Jaga Sidrap Tetap Kondusif

SIDRAP, Penarakyat.com — Peristiwa yang sempat mencekam di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap menjadi perhatian semua pihak.

Salah satu tokoh masyarakat Sidrap, Kolonel Andi Sutomo, yang juga merupakan pejabat dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI sangat prihatin melihat peristiwa yang terjadi di Sidrap tersebut.

IMG-20201104-WA0032

Putra asli asal Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap tersebut berharap kejadian tersebut tidak terjadi lagi dan segera diselesaikan dengan baik.

Dia berharap Pemerintah setempat, DPR pihak keamanan dan semua stake holder terkait bisa bersinergi lagi sebelum terjadi pertumpahan darah di Sidrap, karena semua menginginkan keadaan Sidrap yang aman dan kondusif.

“Jadi suasana seperti itu tidak perlu terjadi ketika pemerintah, DPR dan aparat negara lainnya memang masih ada, dan ini adalah tanggung jawab kita semua dalam melindungi rakyat,” ucapnya, Rabu, 4 November 2020.

Dia menyampaikan, warga hanya butuh hidup tenang, daerahnya aman jauh dari gangguan dan bencana alam.

“Jangan sampai Sidrap yang selama ini kita kenal aman berubah menjadi arena pertumpahan darah,” ujarnya.

Maka dari itu, dia menghimbau semua pihak untuk segera duduk bersama, meningkatkan sinergi dalam menjaga Sidrap agar tetap aman dan kondusif.

Seperti diketahui, beberapa video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua kelompok warga bersenjata tajam di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, nyaris bentrok, Selasa sore, 3 November 2020.IMG-20201104-WA0031

Dalam video, dua kelompok warga terlihat membawa senjata tajam berada di lokasi penambangan pasir galian C.

Kedua kelompok yang membawa tombak dan parang saling berhadapan disela-sela tumpukan material pasir dan kerikil. (Riss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *