Masuki Tahun 2018, Pemkab Soppeng Deklarasi “Gema”

SOPPENG,penarakyat.com — Pergantian tahun 2017-2018 di Kabupaten Soppeng dirangkaikan dengan deklarasi “Gerakan Mappadeceng” (Gema Soppeng) tahun 2018, di Lapangan Gasis Jalan Kesatria Kecamatan Lalabata, Minggu (31/12)

Gerakan Mappadeceng yang juga yang ditanda tangani oleh Bupati Soppeng dan Wakil Bupati Soppeng bersama Anggota Forkopimda beserta seluruh Kepala SKPD Se-Kabupaten dilaksanakan semua instansi untuk Soppeng lebih baik.

IMG_1514772741048

Sekretaris Daerah Soppeng, Andi Tenrisessu dalam laporannya mengatakan, gerakan mappadeceng adalah gerakan yang lahir dari kegelisahan dan optimisme terhadap pengentasan kemiskinan di kabupaten soppeng.

“Deklarasi ini sebagai wujud keinginan untuk mempercepat derajat kesejahteraan masyarakat yang merata dan lebih baik kabupaten Soppeng,” jelas Tenrisessu.

Dirinya menambahkan, berdasarkan data dari badan pusat statistik Kabupaten Soppeng bahwa angka kemiskinan tahun 2016 mencapai 8,45% dari Jumlah penduduk soppeng.

Sementara itu, Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak dalam sambutannya mengatakan, selama kami diberi amanah oleh masyarakat Soppeng, banyak hambatan dan tantangan datang menghampiri, namun tidak menghalangi niat kami untuk membangun Kabupaten Soppeng demi mewujudkan pemerintahan yang melayani dan lebih baik.

“Terbukti selama pemerintahan kami, perekonomian naik secara siknifikan dari 5,1% menjadi 8,2 % atau naik 3 % ” ungkap kaswadi, dihadapan masyarakat Soppeng

“Perbankan siap memberikan kredit usaka kecil tanpa persyaratan yang menyulitkan bagi masyarakat ingin memgembangkan usaha, kami selaku pemerintah akan menfasilitasi untuk mendapatkan dana tersebut,”sambung kaswadi

Program amappadeceng ini merupakan program yang strategis dan kegiatan yang dilatar belakangi oleh masih adanya masyarakat kita yang masih miskin (tidak mampu), karena itu, mereka akan akan kami gerakkan untuk mencapai kehidupan yang layak dan lebih baik.

“Dengan program ini tidak ada lagi masyarakat soppeng merasa ditinggal dan untuk itu kami mengajak seluruh jajaran dan pejabat untuk tidak main-main dengan jabatannya, karena kita dituntut untuk mempertanggungjawabkan apa yang kita telah laksanakan,”tegas mantan ketua DPRD dua periode itu

“Kita ini adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani masyarakat, kalau ada pejabat yang selalu mau dilayani maka laporkan pada saya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *