SINGAPURA, penarakyat.com – Lanskap ancaman digital di kawasan Asia Pasifik kini memasuki babak baru yang lebih kompleks. Merespons hal tersebut, ABP Securite Pte Ltd, Distributor Bernilai Tambah (VAD) global terkemuka, resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan raksasa keamanan siber dunia, Rapid7, Inc., Selasa (10/3/2026).

​Kolaborasi ini dirancang khusus untuk mempercepat adopsi manajemen paparan berbasis intelijen (intelligence-based exposure management) serta solusi deteksi ancaman modern. Fokus utama kemitraan ini adalah memperkuat postur pertahanan digital bagi organisasi di Singapura, Malaysia, hingga kawasan Asia Pasifik yang lebih luas.

​Tantangan Infrastruktur Hibrida dan Disrupsi Cloud

​Seiring dengan transformasi cloud yang masif, banyak perusahaan kini beroperasi dalam lingkungan infrastruktur hibrida yang sangat kompleks. Kondisi ini seringkali menciptakan “celah visibilitas” di mana tim IT kesulitan memantau seluruh titik kerentanan secara real-time.

​Melalui kemitraan ini, ABP Securite akan mendistribusikan portofolio lengkap dari Rapid7 Command Platform. Layanan ini mengintegrasikan berbagai instrumen keamanan canggih, mulai dari manajemen eksposur, SIEM dan XDR, keamanan aplikasi, hingga otomatisasi intelijen ancaman eksternal.

​“Seiring dengan terus meningkatnya ancaman keamanan siber di Asia Pasifik, visibilitas dan kontrol menjadi sangat penting,” ungkap Joyce Ng, Chief Executive Officer ABP Security.

​Joyce menambahkan bahwa peran ABP Security adalah membantu pelanggan mengubah kompleksitas sistem yang rumit menjadi sebuah kejelasan. “Bermitra dengan Rapid7 menghadirkan platform terbaik di kelasnya yang memberdayakan tim keamanan untuk mengukur dan mengurangi risiko secara lebih efektif. Bersama-sama, kami dapat membantu organisasi mengoperasionalkan ketahanan siber dan melindungi aset mereka yang paling berharga,” tegasnya.

​Transformasi Operasi Keamanan Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

​Salah satu keunggulan utama dalam kolaborasi ini adalah penggunaan teknologi berbasis AI untuk mendeteksi serangan sebelum terjadi. Rapid7, sebagai pemimpin global dalam operasi keamanan terkelola, membawa pengalaman inovasi selama 25 tahun ke pasar regional.

​Platform yang ditawarkan mampu menyatukan data paparan dan deteksi secara komprehensif. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk tidak hanya bereaksi terhadap serangan, tetapi juga melakukan tindakan preventif berdasarkan analisis data yang akurat.

​Jason Heng, Direktur Penjualan Regional ASEAN di Rapid7, memberikan apresiasi tinggi terhadap jangkauan pasar yang dimiliki ABP Securite. Menurutnya, ABP telah membangun reputasi kuat dalam memberdayakan mitra regional dengan teknologi keamanan canggih.

​”Melalui kolaborasi ini, Rapid7 mendapatkan sekutu yang kuat untuk memperluas jangkauan kami dan membantu organisasi di Asia Pasifik mendapatkan wawasan secara real-time tentang kerentanan mereka, menyederhanakan operasi, dan merespons ancaman yang muncul dengan lebih cepat,” jelas Jason Heng.

​Tentang Sinergi ABP Securite dan Rapid7

​ABP Securite, yang didirikan sejak 2015, memiliki rekam jejak panjang dalam integrasi solusi dan dukungan purna jual di lingkungan cloud dan jaringan. Dengan kantor pusat di Singapura dan jaringan regional yang luas, mereka menjadi jembatan krusial bagi teknologi global seperti Rapid7 untuk masuk ke pasar Asia.

​Di sisi lain, Rapid7 (NASDAQ: RPD) telah dipercaya oleh lebih dari 11.500 pelanggan di seluruh dunia. Sinergi keduanya diharapkan mampu menutup celah keamanan siber yang selama ini menjadi kekhawatiran utama para pelaku industri di tengah percepatan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Editor: Jumardi
Sumber: ABPGroup Pte Ltd / Media OutReach Newswire