GOWA, Penarakyat.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Malino melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) baru yang masuk pada Selasa (29/7).
Pemeriksaan ini mencakup deteksi dini HIV, Tuberkulosis (TBC), penyalahgunaan Napza, serta kondisi kesehatan jiwa.
Kegiatan skrining dilakukan langsung oleh dua perawat Rutan Malino sebagai langkah preventif guna memastikan WBP yang baru diterima dalam keadaan sehat, sekaligus mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular di dalam lingkungan Rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Malino, Dedy Sutriady Rijal, menegaskan bahwa skrining kesehatan merupakan prosedur standar yang dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan hak dasar WBP dan upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.
“Pemeriksaan menyeluruh ini sangat penting sebagai deteksi dini terhadap penyakit menular maupun gangguan kesehatan lainnya. Alhamdulillah, seluruh WBP baru dinyatakan negatif dari HIV, TBC, Napza, maupun gangguan kejiwaan,” ungkap Dedy.
Ia menambahkan bahwa kesehatan WBP menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembinaan yang diterapkan di Rutan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh WBP mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Hal ini juga sejalan dengan program Kementerian Hukum dan HAM RI dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan dan mencegah penyebaran penyakit di dalam Rutan,” jelasnya.
Dengan hasil skrining yang menunjukkan kondisi seluruh WBP baru dalam keadaan sehat, Rutan Malino optimis dapat melanjutkan program pembinaan dengan lebih optimal tanpa gangguan dari faktor kesehatan.
Rutan Malino juga terus bersinergi dengan instansi kesehatan terkait guna memperkuat sistem layanan kesehatan dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan manusiawi.(Ibas)









Tinggalkan Balasan