Setelah Bupati, Giliran Wakil Bupati Buat Pernyataan Kontroversial

Bone, penarakyat.com — Pernyataan Kontroversial kembali diucapkan pejabat di Kabupaten Bone. Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, menyebut, Siswa melantai dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah menengah atas (SMA) 4 Negeri Watampone adalah ulah dari LSM dan wartawan itu sendiri.

Tak ayal pernyataan tersebut, menjadi sorotan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Di Kabupaten Bone.

Ambo Dalle dalam sambutanya pada pelantikan anggota kwartir cabang pramuka bone, di tanjung palette Senin 14 maret 2016, mengatakan, bahwa penyebab siswa sma negeri 4 watampone melantai adalah wartawan dan LSM , karena mereka yang selalu teriak apabila di pungut sumbangan, padahal tidak ada larangan untuk menyumbang. “Tolong perhatikan aturan yang melarang sumbangan,” tegasnya.

Pernyataan di depan umum mengundang rekasi LSM di bone, Ketua Aliansi LSM Bone, Alfian T Anugra meminta Wakil bBupati Bone Ambo Dalle segera mengklarifikasi peryataan yang dianggap bisa berdampak buruk terhadap kerja LSM maupun wartawan itu sendiri,

“Lsm tidak punya hak intervensi masalah pendidikan, kalau pun sumbangan yang di wajibkan dari orang tua wali siswa, kenapa harus takut, kalau memang ada aturan bisa memungut biaya itu, tidak harus tunduk terhadap kritikan Lsm dan berita di media, lakukan saja,” katanya.

Seperti diketahui, beberapa peka sebelumnya, Bupati Bone, A.Fahsar M.Padjalangi, juga sempat membuat pernyataan Kontroversial dengan menyebut wartawan “musuh’. Pernyataan tersebut menimbulkan reaksi bagi para jurnalis. (AT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *