SKK Migas – EEES Sosialisasikan Industri Hulu Migas

SKK Migas – EEES Sosialisasikan Industri Hulu Migas

KAMPUNG BARU, Penarakyat.com — Puluhan kepala desa beserta kepala BPD dan 4 camat beserta sejumlah staf kecamatan menghadiri acara sosialisasi industri hulu migas kepada pemangku kepentingan yang digelar oleh Energy Equity Epic (Sengkang) Pyt.Ltd – EEES (Kamis, 25/2/2016). Turut hadir pula Asisten II SETDA Wajo Ir.H. Andi Sederhana MP dan Anggota DPRD Wajo Drs. H. Zainuddin AS.
Acara yang digelar di gedung Rechall EEES di Kampung Baru Gilireng, acara di mulai dengan makan siang, disusul oleh sambutan oleh Manajemen EEES yang diwakili oleh CSR&Public Relation Officer Andi Gustina. ” Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada pemangku kepentingan tentang industri hulu migas” kata Andi Gustina dalam sambutannya.
Materi pengenalan industri hulu migas dibawakan langsung Kepala Urusan Humas SKK Migas Kalimantan Sulawesi Bambang Arianto Kurniawan. Dalam pemaparannya Bambang menyatakan bahwa SKK Migas hanya mengurusi dan mengawasi sektor hulu migas “jadi kalau ada kelangkaan BBM di SPBU jangan ada yang bertanya ke SKK Migas, karena itu sektor hilir, itu urusan BPH Migas dan Pertamina” seloroh Bambang. Selanjutnya ia menekankan kepada aturan yang menjadi payung hukum alur industri hulu migas ” kegiatan hulu migas pada intinya adalah kegiatan pemerintah, kontraktor seperti EEES Itu hanya pekerja, layaknya penggarap sawah, semua kegiatannya diawasi oleh negara yang diwakili SKK Migas dan semua asset disini adalah otomatis milik negara, adapun bagi hasil migas itu diatur tersendiri oleh Undang Undang” tegas Bambang.
Sosialisasi ini juga diisi oleh Asisten II Pemkab Wajo, Andi Sederhana, dalam paparannya beliau mengatakan bahwa peranan pemerintah daerah dalam industri hulu migas hanya sebatas pemberian ijin dan fasilitasi ” industri hulu migas ini butuh biaya tinggi, teknologi canggih dan resiko tinggi, saya kira pemda tidak punya jangkauan kesana, pemda hanya bisa perperan dalam pemberian ijin dan fasilitasi” tandas pamong senior ini.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, foto bersama dan penyerahan momento. (Cr2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *