HANOI, VIETNAM – PenaRakyat.com – VinEnergo Energy Joint Stock Company, anak perusahaan Vingroup, resmi menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat, GE Vernova, untuk memasok teknologi pembangkit listrik tenaga Gas Alam Cair (LNG) di Hai Phong. Kesepakatan yang ditandatangani dalam KTT Energi Perubahan 2026 di Hanoi ini menjadi langkah strategis Vietnam dalam memperkuat keamanan energi nasional dan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.
Dalam kerja sama ini, GE Vernova akan memasok peralatan inti berupa dua turbin gas 9HA.02 dan dua generator H78 pada fase pertama. Pembangkit ini diproyeksikan memiliki kapasitas 1.600 MW dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2030 mendatang.
Keunggulan Teknologi dan Komitmen Pengurangan Emisi
Pemilihan teknologi GE Vernova didasarkan pada efisiensi turbin 9HA.02 yang mampu melakukan start-up cepat serta fleksibilitas beban yang tinggi. Dengan suhu pembakaran mencapai 1.400 derajat Celcius, sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi daya, tetapi juga mampu membakar campuran hidrogen hingga 50 persen, dengan rencana pengembangan menuju 100 persen hidrogen di masa depan.
”Bermitra dengan GE Vernova tidak hanya akan memastikan efisiensi operasional yang optimal, tetapi juga menegaskan kembali komitmen kuat kami untuk mempelopori pengurangan emisi dan membangun ekosistem energi hijau yang berkelanjutan,” ujar Nguyen Anh Khoa, CEO VinEnergo.
Sementara itu, Presiden & CEO Gas Power Asia GE Vernova, Ramesh Singaram, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan Vingroup. “Kami menghadirkan teknologi canggih yang mendukung emisi lebih rendah, efisiensi terdepan di industri, dan pembangkit listrik skala besar yang andal. Kolaborasi ini mendukung transisi Vietnam yang dipercepat menuju energi yang lebih berkelanjutan,” tegasnya.
Editor : Jumardi (PenaRakyat.com)
Sumber : Media OutReach Newswire / VinEnergo














Tinggalkan Balasan