Waduh… Rp12 Miliar Dana BOS Mengendap, Guru Honor Tak Digaji

image
(ilustrasi.net)

SIDRAP, p‎enarakyat.com — Ratusan guru honor di semua tingkatan, mulai SD, SMP, SMA/SMK di Sidrap, hingga kini belum menerima gaji selama dua bulan. Penyebabnya, persediaan uang di bendahara sekolah habis.

Sedianya, gaji selama Oktober dan November itu sudah dibayarkan pihak sekolah, namun hal itu belum dilakukan karena terbentur persediaan dana. 

“Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum cair,” kata Kepala SMPN 1 Tellu Limpoe, Sudirman, Kamis siang (17/11g2016).

Sudirman mengatakan, gaji untuk guru-guru honorer di sekolah diambil dari bantuan dana BOS. Ironisnya, dana BOS untuk triwulan IV 2016 yang mestinya sudah sampai ke sekolah, hingga sekarang belum ada di rekening.

Terpisah, Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Sidrap, H. Syahrul Syam juga tak menampik permasalahan yang terjadi di sekolah di Sidrap itu. S‎yahrul mengungkap bahwa dana bantuan dana BOS triwulan IV itu mengendap di kasda Provinsi.

“Saya sudah cek ke pengelola dana BOS di pusat, mereka bilang kalau dana BOS untuk triwulan IV 2016 itu sudah ditransfer ke kasda Provinsi sejak 20 November lalu. Artinya, dana BOS-nya mengendap di Provinsi,” kata Syahrul.

Syahrul berharap, Provinsi segera meneruskan dana BOS itu secepatnya ke masing-masing sekolah. Selain akan dipakai membayar gaji guru-guru honor, dana tersebut juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah lainnya.

“Belum lagi sekolah saat ini menghadapi ujian semester ganjil, disisi lain, sekolah sudah kehabisan pembelian Alat Tulis Kantor (ATK). Kasihan apabila dana BOS itu tidak segera dibayarkan ke sekolah,” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, total dana BOS triwulan IV yang semestinya diterima SD, SMP, SMA/SMK di Sidrap, sebesar Rp12 miliar. 

“Khusus untuk SD dan SMP jumlahnya berkisar Rp8 miliar, sisanya Rp4 miliar lagi untuk SMA/SMK,” beber Syahrul. (ady sanjaya)‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *