PAREPARE, Penarakyat.com — Warga Kota Parepare bakal menyaksikan pemandangan langka sekaligus bersejarah.
Dua kapal penumpang milik PT Pelni (Persero), yakni KM Binaiya dan KM Lambelu, dijadwalkan berlabuh bersamaan di Pelabuhan Nusantara Parepare pada 1 Oktober 2025.
Fenomena ini tak hanya memberi warna berbeda bagi aktivitas pelabuhan, tetapi juga menandai peningkatan layanan transportasi laut di kawasan timur Indonesia.
“Ya, benar. KM Binaiya dan KM Lambelu akan tiba bersamaan di Kota Parepare pada 1 Oktober nanti,” ujar Slamet Hari Santoso, Kepala Cabang Pelni Parepare, saat dikonfirmasi timeberita.com.
Rute Pelayaran
Usai bersandar di Parepare, kedua kapal akan melanjutkan pelayaran ke berbagai destinasi penting.
- KM Binaiya dijadwalkan bertolak menuju Bontang, Kalimantan Timur.
- KM Lambelu akan melanjutkan rute menuju Balikpapan, Tarakan, Nunukan, dan Pantoloan.
Kehadiran dua kapal secara bersamaan ini diyakini akan memberikan efek ganda bagi masyarakat dan perekonomian, mulai dari peningkatan mobilitas orang dan barang, hingga peluang wisata maritim di sekitar Parepare.
Komitmen Pelayanan
Slamet Hari Santoso menegaskan bahwa Pelni berkomitmen untuk selalu menghadirkan layanan prima bagi para penumpang.
“Pihak Pelni Cabang Parepare senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna menjamin kenyamanan penumpang,” tegasnya.
Simpul Ekonomi Maritim
Pelabuhan Nusantara Parepare sejak lama dikenal sebagai simpul logistik dan transportasi laut yang vital di kawasan timur Indonesia. Dengan sandarnya dua kapal Pelni secara bersamaan, posisi Parepare kian diperkuat sebagai gerbang maritim Sulawesi Selatan yang strategis, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
Tak hanya menjadi jalur keluar-masuk penumpang, aktivitas ini juga menambah daya tarik wisata bahari Parepare. Pemandangan megah dua kapal raksasa yang bersandar bersamaan di pelabuhan tentu menjadi momen langka yang akan dikenang warga dan wisatawan. (Smr)











Tinggalkan Balasan