Cuaca Ekstrem Paksa Nelayan Berhenti Melaut ‎

image
Ratusan nelayan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, terpaksa tidak melaut akibat cuaca ekstrem yang melanda perairan tersebut. (Ft. Atho, penarakyat.com)

SINJAI, penarakyat.com — Cuaca buruk memaksa ratusan nelayan di Kabupaten Sinjai, berhenti melaut.‎ Mereka memili memperbaiki perahu dan alat tangkap, sambil menunggu cuaca membaik dan normal kembali.‎

Ratusan nelayan ini sudah tidak melaut dan mencari ikan sejak lima hari terakhir. Angin kencang dan gelombang tinggi, memaksa mereka menambatkan perahu di demaga Cappa Ujung, Kelurahan Lappa Kecmatan Sinjai Utara.‎‎

“Sudah ada lima hari ini, tidak melaut. Kami belum tahu kapan bisa melaut, padahal kapal sudah dikai es, namun tidak dikasih ijin layar,” kata seorang nelayan, Abdul Hakim, Selasa (07/02/2017).

Selain memperbaiki perahu, sebagian nelayan hanya membenahi alat tangkap mereka yang rusak. M belum bisa memastikan kapan bisa kembali melaut, lantaran‎ angin kencang. Begitu juga dengan gelombang laut termasuk tinggi, mulai dari dua hingga tiga meter melanda perairan Sinjai, Teluk Bone dan Selayar.

“Belum ada rencana melaut pak, bahaya ini angin kencang sekali, barusan kencangnya angin begini,” kata nelayan lainnya, Arfan.‎

Sementara itu Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Sinjai, selain tidak mengijinan nelayan melaut, hingga kini juga masih menutup pelabuhan Larea-rea, lantaran cuaca ekstrim masih mengancam keselamatan pelayaran. (atho)‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *