ENREKANG, Penarakyat.com — Koperasi Wanita Sejahtera Maiwa menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-40 Tutup Buku Tahun 2025 hari Ahad 8/2/2026 bertempat di Maroangin. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinkopumkmnakertrans) Kabupaten Enrekang, Hasbar, yang hadir mewakili Bupati Enrekang.

Dalam sambutannya, Hasbar mengapresiasi eksistensi dan konsistensi Koperasi Wanita Sejahtera Maiwa yang telah berdiri sejak 1985 dan mampu bertahan serta berkembang hingga memasuki usia empat dekade. Menurutnya, koperasi ini menjadi contoh koperasi sehat yang dikelola secara profesional dan berpihak pada kesejahteraan anggota.

“Tidak semua koperasi bisa bertahan sampai 40 tahun. Ini menunjukkan manajemen yang baik, kepercayaan anggota yang kuat, dan komitmen pengurus dalam mengelola koperasi secara bertanggung jawab,” ujar Hasbar.

Saat ini, Koperasi Wanita Sejahtera Maiwa memiliki 194 anggota aktif. Koperasi ini resmi berbadan hukum sejak 2 Oktober 1994 dengan Nomor 547/BH/IV. Sebelumnya, koperasi ini bernama Koperasi Dharmawanita, namun berganti nama menyesuaikan aturan yang tidak membolehkan adanya dua koperasi Dharmawanita dalam satu kabupaten.

Hasbar juga menyoroti kekuatan modal koperasi yang bersumber dari simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, serta dana cadangan. Total modal koperasi tercatat sebesar Rp3.017.799.753, dengan bidang usaha utama simpan pinjam.

“Angka ini menunjukkan koperasi dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas. Koperasi seperti inilah yang diharapkan menjadi pilar ekonomi kerakyatan,” kata Hasbar.

Sementara itu, Ketua Koperasi Wanita Sejahtera Maiwa, Hj. Rusmiaty Alwi, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga 31 Desember 2025 koperasi mencatatkan hasil usaha sebesar Rp294.318.884.

Ia juga menjelaskan bahwa koperasi secara nyata telah memberikan manfaat langsung kepada anggota. Berdasarkan rapat kerja 2025, setiap anggota menerima paket kesejahteraan berupa 3 liter gula pasir, 2 kilogram terigu, 1 kilogram mentega, 3 kaleng susu, 4 botol sirup, dan 1 jerigen minyak goreng 5 liter. Seluruh peserta RAT juga mendapatkan sarung Gajah Duduk.

Tak hanya itu, koperasi juga menunaikan zakat modal tahun 2025 sebesar Rp60.456.522. Zakat tersebut disalurkan untuk fakir dan masyarakat miskin sebesar Rp26.456.522, sabilillah berupa bantuan masjid Rp10.000.000, TPA dan tahfiz Rp9.000.000, serta guru mengaji sebanyak 22 orang dengan total Rp4.400.000. Selain itu, koperasi memberikan beasiswa kuliah kepada 20 anak anggota masing-masing sebesar Rp500 ribu.

Menutup sambutannya, Hasbar berharap Koperasi Wanita Sejahtera Maiwa terus meningkatkan kinerja, memperluas manfaat, serta menjadi contoh bagi koperasi lain di Kabupaten Enrekang.

“Koperasi bukan hanya soal angka dan laporan, tapi soal kebermanfaatan. Dan koperasi ini sudah membuktikannya,” pungkas Hasbar. (P.Nunu)