SOPPENG, Penarakyat.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat sektor pertanian terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Bupati Soppeng, Suwardi Haseng turun langsung bersama tim survei untuk mencari titik sumber air yang akan dijadikan lokasi pengeboran sumur dalam guna mendukung program listrik masuk sawah.
Kegiatan survei tersebut dilakukan di tiga kecamatan, yakni Ganra, Lilirilau, dan Liliriaja. Dalam sehari, sebanyak 10 titik lokasi didatangi untuk dilakukan pengecekan awal, mulai dari kondisi lahan hingga potensi ketersediaan air tanah.
Langkah ini menjadi bagian penting dari percepatan program listrik masuk sawah yang ditujukan untuk menjawab persoalan klasik pertanian di wilayah tadah hujan.
“Program ini untuk memenuhi kebutuhan air bagi sawah tadah hujan. Satu titik sumur bor dalam dapat mengairi sekitar 50 hektare sawah, dengan kedalaman mencapai 200 meter. Sebelum pengeboran, dilakukan survei menggunakan metode geolistrik untuk memastikan titik yang dipilih benar-benar memiliki potensi air yang memadai. Ini bagian dari program listrik masuk sawah,” ujar Suwardi Haseng.
Menurutnya, titik yang memenuhi syarat debit air akan ditetapkan sebagai lokasi sumur bor. Air dari sumur tersebut nantinya dipompa menggunakan energi listrik untuk mendukung sistem irigasi pertanian.
Selama ini, sebagian lahan pertanian di Kabupaten Soppeng masih bergantung pada curah hujan, sehingga pola tanam kerap tidak menentu saat musim kemarau maupun ketika distribusi hujan tidak merata.
Karena itu, penyediaan sumber air alternatif melalui sumur bor dalam dinilai menjadi solusi yang lebih terukur. Selain menjaga ketersediaan air, sistem tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam para petani.
Dari sisi teknis, pengeboran hingga kedalaman ratusan meter dilakukan untuk memastikan ketersediaan air tanah dengan debit stabil. Sementara itu, pemanfaatan energi listrik, termasuk energi surya sebagai sumber tenaga pompa, diharapkan dapat menekan biaya operasional dibanding penggunaan bahan bakar.
Keterlibatan langsung bupati dalam kegiatan survei ini menunjukkan bahwa program tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian. Selain memastikan kesiapan teknis di lapangan, langkah ini juga mempercepat penentuan lokasi yang benar-benar layak sebelum memasuki tahap pengerjaan.
Program listrik masuk sawah sendiri dirancang sebagai bagian dari transformasi pertanian di Kabupaten Soppeng dengan mengintegrasikan infrastruktur energi dan pengairan. Melalui skema ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi pertanian, stabilitas hasil panen di tengah tantangan perubahan iklim, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.











Tinggalkan Balasan