ENREKANG, Penarakyat.com – Pelaksanaan Operasi Kepolisian dengan sandi “Ops Keselamatan Pallawa 2025” memasuki hari ketiga. Di tingkat Polres Enrekang, operasi ini dilaksanakan secara statis di depan Mapolres Enrekang pada Rabu (12/02/2025).
Dalam rangka menjaga kelancaran arus lalu lintas, pengendara roda dua diarahkan masuk ke lapangan apel Mapolres untuk pemeriksaan, sedangkan kendaraan roda empat tetap diperiksa di jalan poros depan Mapolres Enrekang.
Wakapolres Enrekang Kompol Sulkarnain, SKM, M.Adm.SDA turun langsung melakukan pemantauan guna memastikan operasi berjalan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat berlalu lintas. Dalam pelaksanaannya, operasi ini tetap mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis kepada masyarakat.
“Operasi Keselamatan ini bertujuan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di bidang lalu lintas serta menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idulfitri 1446 H / 2025,” ungkap Wakapolres Enrekang.
Dalam operasi ini, bagi pelanggar ringan seperti tidak memiliki SIM atau SIM yang telah kedaluwarsa, diberikan teguran simpatik dan diarahkan untuk segera mengurus SIM. Namun, untuk pelanggar prioritas, tindakan tilang tetap diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sasaran prioritas Ops Keselamatan Pallawa 2025 meliputi:
✅ Pengendara menggunakan HP saat berkendara
✅ Tidak menggunakan sabuk pengaman
✅ Pengendara di bawah umur
✅ Berboncengan lebih dari satu orang
✅ Tidak menggunakan helm SNI
✅ Menggunakan knalpot brong
✅ Berkendara dalam pengaruh alkohol
✅ Melawan arus lalu lintas
✅ TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis
✅ Melebihi batas kecepatan maksimal
Wakapolres Enrekang menegaskan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan operasi berjalan aman, lancar, dan sukses, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Dalam operasi ini, kami berharap personel di lapangan tetap mengutamakan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis. Namun, untuk pelanggaran prioritas, penindakan tilang tetap dilakukan guna meningkatkan kepatuhan pengguna jalan,” pungkasnya. (Achy)















Tinggalkan Balasan