SIDRAP, Penarakyat.com — Seorang pria yang mengaku sebagai oknum intel diduga dari Korem 141 Toddopuli inisial IR diduga melakukan aksi teror melalui sambungan telepon terhadap pemilik usaha kuliner Palekko 55 di Tanru Tedong, Kabupaten Sidrap.
Peristiwa tersebut diungkap langsung oleh Hamka, owner Palekko 55 Tanru Tedong, saat ditemui di sebuah warung kopi di wilayah Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Senin, 20 April 2026.
Menurut Hamka, kejadian bermula pada Minggu sore ketika dirinya menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal.
Penelpon itu mengaku sebagai intel Korem dan berbicara dengan nada yang dianggap mengandung ancaman.
“Kemarin sore ada yang telepon mengaku intel Korem. Nada bicaranya mengancam, bilang ‘tidak mu kenal ka? Saya anggotanya pak dewan. Tunggu mi besok-besok,’” ungkap Hamka.
Ia menambahkan, penelpon misterius tersebut tidak hanya sekali menghubunginya, melainkan hingga dua kali dengan pola komunikasi serupa yang menimbulkan rasa tidak nyaman.
Hamka mengaku heran karena dirinya tidak pernah memiliki komunikasi atau persoalan sebelumnya dengan pihak yang menghubunginya tersebut.
“Saya tidak tahu apa salah saya. Tiba-tiba saja ada telepon dengan nada ancaman seperti itu,” katanya.
Merasa terintimidasi, Hamka menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia berencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang, termasuk Propam, agar dapat ditindaklanjuti.
Menurutnya, tindakan seperti ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi berulang dan meresahkan.
“Kalau dibiarkan, bisa saja dia terus mengintimidasi. Ini harus diproses,” tegasnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai identitas maupun motif penelpon misterius tersebut. (Riss)














Tinggalkan Balasan