SIDRAP, Penarakyat.com — Jelang pesta demokrasi di Pilkada 2024 Kabupaten Sidrap H Mahmud Yusuf bersama dengan simpatisan mendatangi kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jalan Ganggawa Kelurahan Majjelling guna Mengambil Formulir Bakal Calon Bupati Sidrap periode 2024-2028 mendatang, Rabu (11/10/2023).
Kedatangan orang nomor dua disidrap ini di terima langsun oleh Sekretaris DPD PKS Sidrap Muhammad Ali Hafid beesama panitia penerimaan lainnya.
Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai PKS Sidrap, Muh Ali Hafid dalam Sambutannya mengatakan, pihaknya selaku DPD Partai PKS Sidrap sangat merespon kedatangan H. Mahmud Yusuf ke kantor DPD PKS Sidrap untuk mengambil Formulir pendaftaran bakal calon Bupati Sidrap.
Menurut Sekertaris DPD PKS Sidrap itu program awal dari Dewan Pimpinan Pusat DPP PKS untuk (Bacakada) sudah di buka dan sudah di Launching.
Bahwa Juklat itu kita sudah buka pendaftaran sejak dari tanggal 27 Agustus 2023 sampai 14 Oktober 2023, ini merupakan suatu mekanisme penjaringan, dan selanjutnya bakal penyaringan dan menurut Ali Hafid di tanggal 14 Oktober, DPD PKS Sidrap untuk nama calon bupati Sidrap sudah keluar.
Sambung Ali Hafid, dalam sambutannya dalam acara Bacakada ini, kami sangat merespon baik Ir H Mahmud Yusuf sebagai pendaftar yang kedua di DPD PKS Sidrap sebagai Bacakada saat ini juga Mahmud Yusuf menjabat sebagai DPD PKS Sidrap.
Hadir dalam acara ini, Anggota DPRD Sidrap dari fraksi PKS, Ibrahim Daru, Arifin Damis, Hj Rahmatiah Benteng, dan bakal Caleg Serta Pengurus DPD PKS Kabupaten Sidrap.
Dihadapan para awak media H Mahmud Yusuf menyampaikan, untuk melakukan perubahan Sidrap menjadi lebih baik, ini tidak bisa diusung sendirian oleh PKS. Perlu ada kebersamaan dengan yang lain.
Mahmud Yusuf menyampaikan bahwa menjadi seorang pemimpin itu harus bisa mendengar keluh kesah warga, serta merespon cepat perkembangan yang ada di daerah dengan tetap menjaga komunikasi yang masif dengan semua stakeholder yang ada.
“Pemimpin juga harus tegas, berani dan mampu memberikan rasa keadilan tanpa melakukan pengkotak-kotakan daerah seperti isu utara-selatan,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa tidak ada kata mundur sebagai bakal calon orang nomor satu Sidrap.
“Pembangunan harus disesuaikan dengan potensi sumber daya alam yang ada serta berdasarkan skala prioritas. Jika doa dan dukungan bersama nantinya saya duduk sebagai Bupati Sidrap, saya siap memegang teguh Taro Ada Taro Gau,” tegasnya. (Riss)
















Tinggalkan Balasan