SINJAI, Penarakyat.com – Jembatan Sungai Balampangi yang berada di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, resmi difungsikan, Sabtu (31/1/2026). Infrastruktur pada jalur strategis Sinjai–Kajang–Bulukumba ini diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif serta Bupati Bulukumba A. Muchtar Ali Yusuf. Jembatan tersebut menjadi penghubung penting dua kabupaten sekaligus akses utama mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan.”
Pembangunan jembatan ini bukan tanpa tantangan. Prosesnya sempat mengalami kendala hingga berdampak pada progres pekerjaan.
“Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel, Ir. H. Andi Ihsan, mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Balampangi sempat mengalami keterlambatan. Proyek yang dimulai pada 2022 dengan anggaran Rp2,3 miliar tersebut hanya mencapai progres 18 persen sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pada 2025. “Pekerjaan dilanjutkan dengan tambahan anggaran Rp3,4 miliar hingga jembatan ini selesai dan siap digunakan,” jelasnya.”
Keberadaan Jembatan Balampangi dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran distribusi dan konektivitas antardaerah.
“Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyampaikan bahwa keberadaan jembatan ini akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar arus barang dan jasa antara Sinjai dan Bulukumba. “Jembatan Balampangi menjadi akses vital yang selama ini dibutuhkan warga. Ini akan mempercepat pergerakan ekonomi dan meningkatkan keselamatan transportasi,” katanya.”
Jembatan permanen ini juga menggantikan akses lama yang sebelumnya hanya bersifat sementara, sehingga diharapkan mampu menunjang aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
“Senada dengan itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menuturkan bahwa jembatan permanen ini menggantikan akses lama yang sebelumnya hanya berupa jembatan darurat. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. “Wilayah ini memiliki potensi besar, terutama sektor pertanian dan perikanan. Infrastruktur yang baik menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas lamanya proses pembangunan hingga jembatan tersebut akhirnya dapat difungsikan.
“Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas proses pembangunan yang membutuhkan waktu cukup panjang sebelum akhirnya rampung. Peresmian Jembatan Sungai Balampangi dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Sulsel dapil Sinjai–Bulukumba, DPRD kabupaten terkait, jajaran OPD, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat. (Budhy)











Tinggalkan Balasan