Wajo, PenaRakyat.com – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Wajo. Dalam waktu dekat, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kota Parepare untuk mengurus paspor.
Hal ini menyusul langkah Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin yang melakukan konsultasi penyelenggaraan layanan imigrasi di Kantor Imigrasi TPI Kelas II Parepare, Kamis (16/4/2026).
Upaya tersebut dilakukan untuk menghadirkan layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Wajo.
Layanan Imigrasi Didekatkan ke Masyarakat
Wakil Bupati Baso Rahmanuddin mengatakan, kehadiran layanan imigrasi di Wajo bertujuan meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik.
“Tentu tujuan kami Pemkab Wajo untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Wajo, khususnya dalam pengurusan paspor dan layanan imigrasi lainnya tanpa harus datang ke kantor induk di Parepare,” ujarnya.
Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat nantinya dapat mengurus paspor baru, perpanjangan paspor, serta layanan keimigrasian lainnya secara lebih mudah dan cepat.
Hemat Waktu dan Biaya Perjalanan
Selama ini, warga Wajo harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan imigrasi.
Jarak antara Kabupaten Wajo dan Kota Parepare mencapai sekitar 86 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam.
Kondisi tersebut tentu berdampak pada biaya transportasi dan waktu yang harus dikeluarkan masyarakat.
Kehadiran layanan imigrasi di daerah diharapkan mampu memangkas beban tersebut sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
Dorong Pelayanan Lebih Optimal
Pemerintah Kabupaten Wajo berharap hasil koordinasi dengan pihak imigrasi dapat segera ditindaklanjuti.
Layanan keimigrasian yang direncanakan hadir di DPMPTSP diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Hasil koordinasi hari ini diharapkan dapat segera ditingkatkan sehingga pelayanan keimigrasian menjadi lebih optimal, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutup Baso Rahmanuddin.











Tinggalkan Balasan