Subulussalam, Aceh – Curah hujan yang masih tinggi di Kota Subulussalam menyebabkan ketinggian air terus meningkat.

Selama empat hari terakhir, banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Runding, termasuk Desa, Dusun Panglima Sahman terkena dampak paling parah.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Penarakyat.com dari warga setempat, seluruh aktivitas masyarakat lumpuh total dan hingga kini belum bisa kembali normal.

“Kondisi di desa kami masih dilanda banjir, yang parahnya dua hari lalu ketinggian air mencapai 1,5 meter. Saat ini sudah sedikit surut, namun belum sepenuhnya aman,” ujar Wahyudi Kombih, salah satu warga, melalui pesan WhatsApp pada Minggu (13/10/2024).

Wahyudi juga menambahkan bahwa semua kegiatan sehari-hari terhenti sepenuhnya. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa dalam kondisi seperti ini,” keluhnya.

Warga berharap agar pemerintah Kota Subulussalam segera memberikan perhatian lebih kepada mereka, terutama Desa Kuta Lembaru, Dusun Panglima Sahman, Kecamatan Runding, yang terdampak cukup parah.

Cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang tinggi membuat beberapa desa di Kecamatan Runding terus dihantui rasa takut, terutama dengan adanya potensi banjir kiriman dari daerah Kuta Cane yang memperparah situasi di wilayah ini. (AH)

Dengan kondisi cuaca sekarang rasa takut menghantui beberapa desa di kecamatan runding.