GUANGDONG, PenaRakyat.com – The United Laboratories International Holdings Limited (TUL) bersama Novo Nordisk A/S resmi mengumumkan hasil utama dari uji klinis fase 2 di Tiongkok untuk obat UBT251. Obat ini merupakan triple agonist untuk reseptor GLP-1, GIP, dan glukagon yang menunjukkan efikasi luar biasa dalam membantu penurunan berat badan bagi penderita obesitas dan kelebihan berat badan.

Penurunan Berat Badan yang Signifikan

​Berdasarkan data rilis yang diterima PenaRakyat.com melalui Media OutReach Newswire, uji coba yang dilakukan oleh United Biotechnology ini melibatkan pasien dengan berat badan rata-rata awal 92,2 kg. Setelah 24 minggu pengobatan dengan dosis mingguan UBT251, tercatat penurunan berat badan rata-rata mencapai 19,7% (-17,5 kg) pada kelompok dosis tertinggi, jauh melampaui kelompok plasebo yang hanya turun 2,0%.

​Selain berat badan, obat ini juga menunjukkan perbaikan statistik yang signifikan pada indikator sekunder seperti lingkar pinggang, gula darah, tekanan darah, hingga kadar lipid. Profil keamanannya pun dinilai baik, dengan efek samping yang umum terjadi hanya pada sistem pencernaan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Klaim Resmi Pimpinan Perusahaan

​Chairman TUL, Mr. Tsoi Hoi Shan, menegaskan pentingnya pencapaian ini bagi masa depan medis. “Keberhasilan uji klinis fase 2 UBT251 di Tiongkok mewakili tonggak sejarah penting lainnya dalam pengembangan berbasis inovasi TUL. Kami akan terus fokus pada penyakit kronis, termasuk gangguan endokrin dan metabolik, mempercepat pengembangan UBT251, dan berupaya menghadirkan lebih banyak pilihan pengobatan berkualitas tinggi bagi pasien di seluruh dunia pada kesempatan paling awal,” ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Martin Holst Lange selaku Executive Vice President dan Head of R&D Novo Nordisk, menyatakan optimismenya terhadap potensi obat ini. “Kami sangat terdorong oleh data dari uji coba di Tiongkok ini, yang menunjukkan potensi UBT251 serta profil klinis, keamanan, dan toleransi yang berbeda. Kami menantikan laporan data dari uji coba global UBT251 yang dilakukan oleh Novo Nordisk tahun depan,” ungkapnya.

Rencana Pengembangan Global

​Saat ini, United Biotechnology sedang merencanakan uji klinis fase 3 untuk pasien di Tiongkok. Di sisi lain, Novo Nordisk juga telah memulai uji coba global fase 1b/2a yang melibatkan sekitar 330 orang di seluruh dunia dengan hasil utama yang diharapkan keluar pada tahun 2027. Berdasarkan perjanjian lisensi eksklusif pada Maret 2025, United Biotechnology memegang hak pengembangan di Tiongkok daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan, sementara Novo Nordisk memegang hak untuk wilayah global lainnya.

Editor : Jumardi

Sumber : Media OutReach Newswire / The United Laboratories International Holdings Limited