Bupati Ungkap Kelemahan PNS Wajo

SENGKANG, penarakyat.com – Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru, mengungkapkan salah satu kelemahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Wajo adalah tidak mau berterus terang terhadap pimpinannya.

“Kelemahan PNS sekarang adalah, bawahan tidak mau berterus terang kepada pimpinan untuk mencarikan solusi setiap masalah yang ada, dan itu yang menjadikan seorang PNS rapuh,” kata Andi Burhanuddin Unru pada pelantikan 42 pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo, Senin, (4/1/2015).

Dia mengatakan, tahun ini semua eselon akan di nilai dalam melaksanakan tugasnya.

“Dan semua pegawai juga harus mengetahui tupoksinya dan tidak boleh menjelek-jelekkan atasanya dan PNS tidak boleh egois,” tegasnya.

Sementara dalam acara tersebut, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru melantik 42 pejabat yang mengalami pergeseran, 3 diantaranya lurah dan 1 orang camat yakni Andi Mamu yang didaulat menjabat sebagai Camat Pitumpanua, di Aula Kantor BKKD Kabupaten Wajo.

Dalam pelatikan tersebut menantu bupati Andi Mamu dilantik menjadi Camat Pitumpanua. Sebelumnya mantan ajudan Bupati itu menempati  Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat Desa dan Kelurahan Badan Pemerintahan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Kabupaten Wajo.

Selain itu, pergeseran juga terjadi di tingkat  pejabat eselon II. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Andi Oddang bergantian dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Ir Armayani.

Untuk eselon III ada 11 orang dan eselon IV ada 29 orang. Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru menginstruksikan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengetahui tugas pokoknya karena setiap lima tahun akan dilakukan penyegaran dan tidak ada mutasi asal-asalan. Pemerintah tidak melakukan mutasi hanya pengisian jabatan.

“Dalam setiap unit kerja harus harmonis tidak boleh egois apalagi seorang pimpinan. Begitu juga dengan bawahan tidak boleh jelek-jelekkan pimpinannya,” kata Burhanuddin Unru. (cr1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *