SINJAI, Penarakyat.com – Upaya memperluas jangkauan layanan kesehatan berbasis masyarakat terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sinjai. Salah satunya melalui penguatan peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan, yang kini difokuskan pada penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan, di Aula Wisma Sanjaya, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat transformasi layanan kesehatan hingga ke tingkat kecamatan dan desa, serta memastikan Posyandu mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Bimtek dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa.
Sosialisasi ini disampaikan Sekda penting dilakukan untuk memperluas capaian dan jangkauan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Bahkan kata Sekda Tim Posyandu memiliki tanggung jawab besar dalam sinergi 6 standar pelayanan minimal, yaitu di bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, pekerjaan umum, sosial, serta ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum).
“Khusus untuk bidang kesehatan, fokus utama kita saat ini adalah Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup seluruh siklus hidup manusia, mulai dari ibu hamil hingga lansia,” ujar Andi Jefrianto yang juga Plt Kepala Dinkes.
Ia menggarisbawahi bahwa tantangan krusial saat ini adalah memastikan seluruh masyarakat mau datang ke Posyandu.
“Tidak boleh ada lagi sasaran yang terlewatkan saat hari pelaksanaan Posyandu. Penggerakan massa adalah kunci,” tegasnya.
Melalui Bimtek ini, diharapkan 16 Puskesmas di Kabupaten Sinjai dapat berperan aktif sebagai pembina dan pendamping bagi posyandu di wilayah masing-masing. Sekda juga meminta agar seluruh Tim Pembina di tingkat kecamatan dan desa menyamakan persepsi mengenai penerapan ILP.
“Kami berharap para peserta mengikuti kegiatan ini hingga tuntas dan menyusun rencana tindak lanjut yang nyata untuk diterapkan di wilayah masing-masing. Sinergitas antara pemerintah dan masyarakat adalah ikhtiar kita bersama untuk meningkatkan derajat kesehatan setinggi-tingginya di Kabupaten Sinjai,” tutupnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua TP-PKK Sinjai Rozalina A. Mahyanto. Menurutnya gerak aktif Tim Pembina Posyandu berperan penting meningkatkan angka kunjungan ke Posyandu.
“Kami telah menggerakkan ibu-ibu Pembina Posyandu Kecamatan, Desa dan Kelurahan agar bersama-sama menyosialisasikan peran posyandu ke masyarakat,” ungkapnya usai menjadi narasumber bimtek.
Turut hadir dalam bimtek Kepala Bappeda, Kepala DP3AP2KB, dr. Emmy Kartahara Malik sebagai pengamat kesehatan, Kepala Puskesmas, Ketua Tim Pembina Posyandu se-Kabupaten Sinjai, serta jajaran pengurus posyandu dari berbagai kecamatan, kelurahan/desa. (Budhy)











Tinggalkan Balasan