WAJO, PenaRakyat.com – Peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-627 berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo dan dihadiri sejumlah pejabat nasional hingga daerah, Kamis (9/4/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Sulawesi Selatan II Andi Muzakkir Aqil, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel Sufriadi Arif, serta anggota DPRD Provinsi Sulsel Sultan Tajang dan Anarchie Arus Bakti.
Turut hadir Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel Winner Franky Halomoan, Direktur Utama Bank Sulselbar Yulis Suandi, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.
Infrastruktur Jadi Kunci Dorong Ekonomi
Bupati Wajo Andi Rosman dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, akses jalan yang baik akan membuka konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menyebut, Kabupaten Wajo terus mengambil peran aktif dalam mendukung Program Strategis Nasional yang sejalan dengan arah pembangunan dalam Asta Cita.
“Program strategis nasional termasuk MBG dan Koperasi Desa Merah Putih serta Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Apresiasi Pembangunan Jalan Provinsi
Dalam kesempatan tersebut, Andi Rosman juga mengapresiasi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Wajo.
Ia menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel telah mencanangkan pelaksanaan preservasi jalan provinsi paket 4 di Wajo melalui skema Multi Years Contracts.
“Dimana paket tersebut di dalamnya sudah merampungkan lima ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Wajo. Terima kasih atas kepeduliannya terhadap daerah kami,” katanya.
Pembangunan tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
HJW Jadi Momentum Sinergi Pembangunan
Selain itu, Andi Rosman menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Wajo menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Ia menyebut masyarakat Wajo memegang teguh budaya YASSIWAJORI yang berarti persatuan atau kebersamaan.
“Pelaksanaan peringatan hari jadi Wajo ini adalah cermin bahwa masyarakat Wajo itu bersatu,” ujarnya.
Konsep Wajo Maradeka, lanjutnya, menjadi cita-cita besar untuk mewujudkan daerah yang mandiri dalam ekonomi, maju dalam pembangunan, kuat dalam sosial budaya, serta bermartabat.
Dihadiri Pejabat Nasional hingga Daerah
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Wajo, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, serta para kepala OPD, camat, hingga puluhan kepala desa dan lurah.













Tinggalkan Balasan