SUBULUSSALAM, Penarakyat.com-
pencarian mobil minibus jenis Kijang Innova silver nopol BK 1213 SP diduga terjun kedalam jurang Lae Kombih, Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten PakPak Bharat, terus dilakukan.
Mendapat laporan dari keluarga korban, Kapolres Pakpak Bharat gerakkan personil. Untuk melakukan upaya pencarian di lokasi yang diduga mobil tersebut, Masuk kedalam Jurang Lae Kombih.
Selain menurunkan personil, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H menyisir areal lokasi jatuhnya mobil tersebut menggunakan drone.
”Setelah mendapat laporan tadi pagi sekira pukul 7:00 wib, kita langsung menggerakkan personil untuk melakukan penyisiran di lokasi mobil masuk jurang dengan menggunakan drone,” ujar Kapolres AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H, kepada media di lokasi kejadian, Selasa, (31/3/26).
Jelasnya lagi, pihak kepolisian serta masyarakat setempat menemukan adanya serpihan kaca mobil diduga kuat milik korban yang diduga terjun ke Lae Kombih.
Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 sekira Pukul 23:00 WIB Korban merupakan Pasangan Suami Istri yang berdomisili di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Dijelaskan Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H, sempat terjadi percakapan antara si korban dan anaknya via telepon, korban mengatakan akan tiba sekira 5 menit lagi sampai kerumah. Tak kunjung tiba di rumah. Pihak keluarga langsung melakukan penelusuran hingga pagi hari.
Atas kejadian ini, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H mengaku telah berkoordinasi langsung dengan BPBD dan Tim Sar. Ia berharap korban beserta mobilnya dapat segera di temukan.
(Amdan Harahap)
Risau Mobil Innova Masuk Juran Belum Ditemukan, Kapolres Pakpak Bharat Terjun Langsung Lakukan Pencarian Lewat Drone
Tag Terkait:












Tinggalkan Balasan