WAJO, penarakyat.com — Dalam rangka peningkatan kapasitas Badan Adhoc di jajarannya, KPU Kabupaten Wajo melakukan Men Training Badan Adhoc melalui Training Of Fasilitator di dua tempat Hotel Sallo Dan Hotel Sarmani, Sengkang, ( 22-25 Juli 2024 )
Kegiatan yang dibagi menjadi 4 gelombang ini di hadiri oleh PPK dan PPS se Kabupaten Wajo, Selain untuk melatih mereka agar peningkatan pengetahuan dan keterampilan , 70 PPK dan 190 PPS diharapkan menjadi corong demokrasi dalam melakukan sosialisasi kedepan pada pemilihan atau pilkada gubernur wakil gubernur, Bupati Wakil Bupati 2024.
Sebagai penanggung jawab kegiatan Training Of Fasilitator ini menghadirkan Fasilitator serta narasumber dari Akademisi, NGO, serta Penyelenggara Pemiliu, seperti DR A.Yudha Yunus, DR Buhari Fakkah dan Azram Jaya.
Kegiatan dibuka langsung oleh Anggota KPU Provinsi Sulsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Parmas, Hasrudddin Husein.
“Sekiranya dalam empat hari kedepannya kegiatan ini dapat membentuk badan adhoc yang profesional dan unggul sehingga kedepan mampu melaksanakan sosialisasi yang baik dan efektif dimasyarakat,” kata Kak Uceng sapaan akrab Hasruddin Husein, saat memberikan sambutan.
Selain itu mantan ketua KPU Kota Pare-pare tersebut juga berharap agar kegiatan ini menjadi pilot project bagi kabupaten lainya, Sehingga kerja-kerja PPK dan PPS dapat terukur dalam jalankan sosialisasinya sebagai pelopor Demokrasi demi peningkatan partisipasi masyarakat.b
“Lebih pentingnya adalah pendidikan pemilih dapat tersentuh,” tegasnya.
Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Wajo Divisi Sosdiklih, Parmas Erwin Arifin selaku pengampuh kegiatan tersebut mengungkapkan, kegiatan ini di dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yakni Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Badan adhoc (PPK/PPS) tentang tatacara sosialisasi yang partisipatif dimasyarakat.
Menciptakan lingkungan yang mendukung dlm rangka peningkatan partisipasi masyarakat, seperti memperkuat regulasi sampai ke tingkat desa.
“Serta, penguatan informasi system, artinya semua kegiatan yg dilakukan akan diupload pada media sosial di masing masing PPK dan PPS sebagai upaya penyebarluasan informasi ke masyarakat,” katanya.
Menurutnya, dengan adanya Training Of Fasilitator ini, Dia berharap sosialisasi ditingkat desa kelurahan bisa maksimal dan membentuk kesadaran pemilih pada pilkada kedepan, seperti komitmen untuk Ke TPS pada tanggal 27 November 2024, memilihi pemimpin yg berkualitas, menghindari Hoax, Menghindari politik uang dan mobilisasi kesadaran pemilih muda. (Rls)















Tinggalkan Balasan